Arab Saudi Bantu Pengungsi Palestina Senilai Rp9,9 Triliun

Riyadh, MINA – Arab Saudi melaporkan, pemerintahnya antara tahun 2000 hingga 2019 telah memberikan bantuan dana untuk pengungsi Palestina sekitar USD 700 juta (senilai sekitar Rp9,9 triliun).

Abdullah bin Yahya Al-Muallami, perwakilan tetap Saudi untuk PBB mengatakan dalam konferensi menteri luar biasa para donor untuk Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA).

Konferensi yang berjudul “UNRWA yang Kuat di Dunia yang Menantang, Memobilisasi Aksi Kolektif” diselenggarakan oleh PBB pada hari Selasa (23/6) bekerja sama dengan Yordania dan Swedia. Saudi Gazette melaporkan.

Al-Maalami menekankan, Saudi akan terus menjadi pemimpin dalam dukungannya bagi para pengungsi Palestina yang penderitaannya terus berlanjut.

Dia menyebutkan, dukungan tersebut berasal dari keyakinan kuat Arab Saudi pada bantuan penting yang dikelola UNRWA kepada lebih dari 5,4 juta pengungsi Palestina melalui program pendidikan dan kesehatan, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang layak.

Menteri Luar Negeri dan Urusan Ekspatriat Yordania, Ayman Al-Safadi dalam sambutannya mengatakan, UNRWA harus terus memberikan layanannya kepada para pengungsi Palestina.

“Layanan harus dilakukan sampai kasus mereka diselesaikan dengan menjamin hak mereka untuk pengembalian dan kompensasi sesuai dengan keputusan legitimasi internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap kemunduran dalam layanan akan memperburuk penderitaan rakyat Palestina.

Ia juga menekankan, sekarang adalah waktu untuk bertindak mendukung sepenuhnya UNRWA, untuk melakukan segala pekerjaan untuk memastikan efektivitas kinerjanya.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres dalam pidatonya mengatakan, setiap orang yang berpartisipasi dalam konferensi harus memobilisasi dukungan politik dan keuangan untuk pekerjaan UNRWA.

Guterres menyebutkan, badan tersebut bukan hanya penyelamat bagi jutaan pengungsi Palestina. tetapi juga penting untuk stabilitas regional.

Ia menyatakan, dukungan donor memungkinkan UNRWA untuk melindungi hak-hak pengungsi Palestina di bawah hukum internasional, termasuk kesetaraan gender, perlindungan anak, dan hak-hak orang-orang penyandang cacat.

Pada akhir konferensi, UNRWA mengumumkan bahwa 75 negara dan LSM telah membuat komitmen keuangan senilai $ 130 juta untuk mempertahankan operasi dan layanan. (T/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)