Arab Saudi Perketat Pengawasan Jamaah Haji Ilegal

Makkah, 25 Dzulqa’dah 1437/28 Agustus 2016  (MINA) – Pemerintah Arab Saudi telah meningkatkan upaya untuk memperketat arus jamaah haji ilegal tahun ini.

Direktur Keamanan Publik Letnan Jenderal Othman Al-Muhrij telah mengeluarkan instruksi kepada pimpinan kepolisian di berbagai provinsi dan komandan keamanan publik untuk berjaga ketat di pos-pos  pemeriksaan dan mencegah jamaah tidak mempunyai dokumen lengkap  memasuki Makkah dan tempat-tempat suci lainnya.

“Tindakan tegas juga akan diberikan kepada perusahaan yang melakukan penipuan terhadap layanan haji,” pernyataan Othman Al-Muhrij, seperti dissiarkan Al-Arabiyah, dan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Ahad.

Di sam,ping itu dalam beberapa tahun terakhir, Arab Saudi telah memperketat aturan bagi para jamaah haji dalam negeri untuk memiliki izin sdahulu ebelum memulai ibadah haji.

Jamaah yang tidak sah akan menghadapi hukuman penjara, denda dan deportasi bagi warga asing.

Tahun lalu, pihak berwenang telah memulangkan kembali lebih dari 160.000 jamaah dalam negeri, yang berusaha untuk memasuki Makkah dan tempat-tempat suci tanpa izin haji.

Otoritas keamanan telah memobilisasi semua potensi mereka untuk memberikan keamanan dan bimbingan layanan untuk para peziarah.

Asisten Panglima Haji Pasukan Keamanan untuk Central Area Mayjen Dr Saud Al-Khileiwi mengatakan, rencana keamanan yang akurat telah disusun oleh pasukan khusus untuk keamanan Masjidil Haram dan orang-orang yang ditugaskan untuk berjaga-jaga di halaman dan jalan menuju masjid.

Program ini sedang dilaksanakan di lapangan dengan mengerahkan petugas dan prajurit untuk semua lantai, gerbang dan halaman dari Masjidil Haram.

Al-Khileiwi mengatakan keamanan ruang pemantauan di Masjidil Haram disediakan dengan teknologi terbaru, termasuk kamera untuk memantau semua jalur, lantai dan halaman Masjidil Haram sepanjang waktu. (T/P4/P2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)