ARAB SAUDI TANGKAP 135 TERDUGA TERORIS

2160697
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Mansour Al-Turki (Foto: Teringat.com)

Riyadh, 16 Safar 1436/8 Desember 2014 (MINA) – Pihak berwenang Arab Saudi baru-baru ini dikabarkan telah menangkap 135 terduga teroris, 16 orang diantaranya berasal dari Suriah yang beberapa waktu lalu mencoba untuk menyabotase keamanan di Kerajaan.

“Pasukan keamanan mengejar para terduga teroris yang berbeda secara ideologis tetapi bersatu melalui aksi terorisme. Hal ini mengakibatkan penangkapan sebanyak 135 teroris,” kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Mansour Al-Turki dalam sebuah pernyataan pada Ahad (7/12) kemarin, sebagaimana dilaporkan oleh International Islamic News Agency (IINA) dan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Senin (8/12).

Jenderal Al-Turki mengatakan, mayoritas mereka yang ditahan adalah warga Saudi dan 26 berasal dari kebangsaan yang berbeda termasuk 16 warga Suriah, tiga warga Yaman, satu dari Mesir, satu dari Lebanon, satu dari Afghanistan, satu dari Ethiopia, satu dari Bahrain dan satu dari Irak.

Lebih lanjut, ia mengatakan, 40 dari mereka yang ditangkap berasal dari wilayah Saudi yang berbeda dan terlibat dalam pelatihan serta bergabung dengan organisasi radikal di luar negeri dan berniat kembali ke Arab Saudi untuk menyabotase keamanan.

“Mereka juga bersumpah untuk kembali ke Arab Saudi untuk melaksanakan operasi untuk mengacaukan keamanan negara,” katanya.

Al-Turki mengatakan, 54 dari mereka yang ditangkap dicurigai sebagai perekrut anggota baru, pemasok dana, membuat bom dan mengeluarkan fatwa-fatwa agama untuk mendukung kelompok-kelompok ini.

Selain itu, ia menambahkan, ada sekitar 17 dari mereka yang ditangkap. Mereka bertanggung jawab atas terjadinya aksi kerusuhan dan tindak kekerasan termasuk menembaki pasukan keamanan di Al-Awamiyah, sebuah desa yang terletak di bagian timur wilayah Al-Qatif.

Menurutnya, tiga orang lain yang juga ditangkap di Al-Qatif sedang berusaha merekrut orang-orang yang akan dikirim ke luar negeri untuk pelatihan dan akan dikembalikan ke tempat asal mereka untuk melakukan operasi teroris di Inggris. Selain itu, ada sekitar 21 orang mencoba untuk menyelundupkan senjata ilegal. (T/P011/R11)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0