Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AS Hentikan Bantuan ke Ukraina

Widi Kusnadi Editor : Rudi Hendrik - Selasa, 4 Maret 2025 - 16:22 WIB

Selasa, 4 Maret 2025 - 16:22 WIB

13 Views

Bantuan Militer AS (Foto: MEMO)

Washington, MINA – Amerika Serikat (AS) menghentikan sementara semua bantuan militer ke Ukraina setelah terjadinya ketegangan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Keputusan itu diambil setelah pertemuan yang memanas antara kedua pemimpin di Gedung Putih, ketika Trump menilai Zelensky tidak menunjukkan komitmen yang cukup terhadap upaya perdamaian dengan Rusia. Al-Jazeera melaporkan.

Pejabat Gedung Putih menyatakan bahwa penghentian itu bersifat sementara dan akan berlangsung hingga Ukraina menunjukkan itikad baik dalam mencapai kesepakatan damai.

Trump juga mengkritik para pemimpin Eropa yang dinilainya terlalu bergantung pada AS dalam mendukung Ukraina.

Baca Juga: Pemerintah Suriah Desak Dunia Internasional Hentikan Serangan Israel

Langkah tersebut menandai perubahan signifikan dalam kebijakan luar negeri AS, yang sebelumnya memberikan dukungan kuat kepada Ukraina sejak invasi Rusia pada 2022.

Sejak saat itu, AS telah memberikan bantuan senilai $119 miliar, termasuk $64 miliar dalam bentuk bantuan militer. Penghentian sementara ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan sekutu Eropa dan pejabat AS mengenai dampaknya terhadap kemampuan pertahanan Ukraina dan stabilitas Eropa secara keseluruhan.

Selain itu, pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan mencabut sanksi terhadap Moskow sebagai upaya untuk memperbaiki hubungan diplomatik. Langkah-langkah ini menimbulkan kekhawatiran bahwa Rusia dapat mengambil keuntungan dari situasi tersebut.

Keputusan untuk menghentikan bantuan militer ini juga terjadi setelah Trump meminta kompensasi dari Ukraina atas bantuan yang telah diberikan, termasuk permintaan mineral langka dan minyak senilai $500 miliar.

Baca Juga: Sembilan Warga Sipil Syahid oleh Serangan Udara Israel di Suriah

Namun, permintaan ini ditolak oleh Ukraina, yang menekankan perlunya jaminan keamanan yang lebih konkret sebelum mencapai kesepakatan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Kelompok Muslim AS Galang Dukungan RUU Pemblokiran Senjata ke Israel

Rekomendasi untuk Anda