AS – Israel Mulai Memetakan Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Tepi Barat, MINA – Sebuah Komite gabungan AS-Israel dibentuk yang bertugas memetakan daerah-daerah Tepi Barat yang ingin dilampirkan Israel sebagai bagian dari usulan “Kesepakatan Abad Ini” Presiden AS Donald Trump.

Menurut berbagai laporan media Israel, komite telah memulai pekerjaan mereka.

Keanggotaan komite dari AS antara lain Duta Besar AS untuk Israel David Friedman dan penasihatnya Aryeh Lightstone, serta Scott Leith, Direktur urusan Israel dan Palestina di Dewan Keamanan Nasional AS, Palinfo melaporkan, Senin (17/2).

Anggota dari Israel adalah Menteri Pariwisata Yariv Levin, Kepala Dewan Keamanan Nasional Israel Meir Ben-Shabbat, Direktur Jenderal Kantor Perdana Menteri, Ronen Peretz dan Duta Besar Israel untuk AS Ron Dermer .

Komite akan bekerja pada pembuatan peta wilayah Palestina yang diduduki di mana Israel telah diberi lampu hijau oleh Pemerintah AS untuk mencaploknya.

“Kami akan menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin,” kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Ahad (16/2) lalu pada pertemuan kabinet pekanan, mencatat bahwa hal itu sudah berlangsung.

Duta Besar AS Friedman, yang dikenal sebagai pendukung permukiman Yahudi, telah mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih segera setelah rencana perdamaian pemerintahan Trump diumumkan, bahwa Israel dapat “mencaplok permukiman kapan saja” dan “tidak boleh menunggu sama sekali” untuk melakukannya.

Di bawah rencana itu, Pemerintah AS telah menyetujui niat Israel untuk mencaplok sekitar 30 persen Tepi Barat dan Yerusalem, termasuk semua permukiman ilegal dan Lembah Yordan. (T/R7/P1

Mi’raj News Agency (MINA)