AS KECAM PEMBUNUHAN REMAJA PALESTINA

(Photo : Press Tv) Orang Tua Muhammad Hussein Abu Khdeir, (16 tahun)
(Photo : Press Tv) Orang Tua Muhammad Hussein Abu Khdeir, (16 tahun)

Washington, 5 Ramadhan 1435/3 Juli 2014 (MINA) –Menteri Luar Negeri  Amerika Serikat John Kerry mengatakan, pemerintahnya mengutuk keras pembunuhan remaja Palestina yang tubuhnya ditemukan di Timur al-Quds (Yerusalem) Rabu pagi.

Ayah dari Muhammad Hussein Abu Khdeir, (16 tahun) yang ditemukan tewas  dipukuli dan dibakar  kemarin mengatakan,  polisi telah mengidentifikasi tubuh melalui tes DNA. Ia dipaksa masuk ke dalam mobil oleh tiga warga Israel di Timur al-Quds, demikian laporan Press Tv yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Rabu.

“Tidak ada kata-kata selain menyampaikan belasungkawa   kepada rakyat Palestina,” kata John Kerry dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada akhir Rabu.

Kerry mengecam keras pembunuhan tersebut dengan mengatakan bahwa tidak bisa membayangkan seorang remaja diculik dari jalanan dan hidupnya dipisahkan dari keluarganya.

Penasehat keamanan nasional AS, Susan Rice mengatakan, di akun Twitter bahwa pembunuhan remaja Palestina itu “sangat keji”.

Sekretaris Pers Gedung Putih Josh Earnest mengatakan, Washington menyerukan “pemerintah Israel dan Otoritas Palestina untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk mencegah suasana balas dendam.”

“Kami berharap pihak yang bersalah segera dibawa ke pengadilan,” kata Earnest.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jen Psaki mengatakan, Menlu AS Jon Kerry menghubungi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Rabu menyusul ditemukannya tubuh tiga remaja Palestina yang jasadnya ditemukan di wilayah Tepi Barat yang didudukinya.

“Kami akan terus tetap berhubungan dengan rekan-rekan kami dari rekan-rekan Israel dan Palestina, dan sekali lagi, jelas, kami sangat prihatin tentang kekerasan di lapangan,” kata Psaki.

Sebelumnya, Hamas memperingatkan bahwa Israel akan membayar harga untuk penculikan dan pembunuhan remaja Palestina.

Gerakan Perlawanan Islam Palestina tersebut mengatakan, rakyat Palestina tidak akan membiarkan kejahatan ini dan semua pembunuhan yang dilakukan oleh pemukim Israel akan ada balasannya.

Juru bicara Presiden Palestina, Mahmoud Abbas juga telah menyalahkan Israel atas pembunuhan remaja itu dan menyerukan Tel Aviv untuk menemukan pembunuhnya.

Insiden ini terjadi sehari setelah Israel mengubur tiga pemukim remaja warganya, yang mayatnya ditemukan di lapangan dekat desa Hilhul, sebelah utara kota al-Khalil (Hebron) di Tepi Barat. Tel Aviv mengklaim Hamas bertanggung jawab atas kematian tiga pemukim namun Hamas menolak tuduhan tersebut. (T/P012/EO2)

Mi’raj Isalmic News Agency (MINA)

Comments: 0