Washington, MINA – Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan peringatan perjalanan mendesak warga Amerika untuk mempertimbangkan kembali secara serius rencana perjalanan ke dan melalui kawasan Timur Tengah, dengan alasan situasi keamanan yang kompleks dan potensi eskalasi yang cepat.
Akun Travel.Gov milik Departemen Luar Negeri Pada Sabtu (19/9) menyatakan bahwa warga Amerika di Timur Tengah harus meningkatkan kewaspadaan dan bersiap menghadapi kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara, serta gangguan perjalanan lainnya.
“Akibat ketegangan di Timur Tengah, situasi keamanan tetap kompleks dengan potensi eskalasi yang tak terduga,” demikian pernyataan tersebut.
Warga Amerika yang bepergian ke atau dari kawasan tersebut disarankan untuk memantau informasi mengenai operasional bandara dan maskapai penerbangan karena adanya potensi gangguan.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Dikutip dari Al-Mayadeen, peringatan ini muncul di tengah serangan Houthi yang kembali terjadi serta ketegangan yang melibatkan Arab Saudi, menyusul serangkaian peringatan keamanan dan insiden militer di seluruh kawasan tersebut.
Selain itu, Washington mengklaim bahwa fasilitas diplomatik, termasuk yang berada di luar kawasan tersebut, telah menjadi sasaran, seraya menambahkan bahwa Iran dan Poros Perlawanan dapat memperluas target hingga mencakup kepentingan AS di luar negeri. Target-target ini diduga mencakup bisnis AS dan institusi lainnya.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic