New York, MINA – Amerika Serikat mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB, bahwa permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki “telah mencapai titik kritis.”
Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, menyampaikan pernyataan tersebut kepada Dewan Keamanan PBB pada pertemuan bulanan tentang konflik Israel-Palestina, MEMO melaporkan pada Kamis (9/12).
“Ketidaksetujuan AS terhadap perluasan pemukiman telah berlangsung beberapa dekade. Ini bukan hal baru bagi kami, tetapi praktik tersebut telah mencapai titik kritis, dan sekarang bahkan merusak kelangsungan solusi dua negara yang dirundingkan,” ujarnya.
Tentang pertemuannya dengan pejabat Palestina dan warga sipil, dia mengatakan dia mendengar cerita tentang pemukim Israel menyerang warga Palestina, menggeledah rumah dan menghancurkan properti di Tepi Barat, dan ini adalah masalah yang saya diskusikan secara ekstensif dengan rekan-rekan Israel.
Baca Juga: Tim Medis MER-C Banyak Tangani Korban Genosida di RS Al-Shifa Gaza
“Saya diberitahu berapa banyak keluarga Palestina yang takut digusur dari rumah mereka karena hampir tidak mungkin untuk mendapatkan izin bangunan karena permukiman berkembang,” kata Linda.
Bulan lalu, otoritas Israel mengajukan rencana untuk sekitar 3.000 unit pemukiman di Tepi Barat yang diduduki. Pemerintahan Biden dengan tajam mengkritik Tindakan tersebut. (T/R7/RS3)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Laba Perusahaan Senjata Israel Melonjak di Masa Perang Gaza dan Lebanon