AS Upayakan Gencata Senjata Antara Militan di Lebanon dan Israel

Asap mengepul setelah serangan udara Israel di Kafr Kila, Lebanon pada 14 Mei 2024. (Photo: Ramiz Dallah/Anadolu Agency)

Washington, MINA – Amerika Serikat berupaya menjadi perantara perjanjian gencatan senjata antara kelompok militan di Lebanon dan Israel sebagaimana Quds Press melaporkan mengutip media Israel.

Upaya Washington itu dilakukan sebagai bagian dari negosiasi yang lebih luas yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

Israel Broadcasting Corporation sebelumnya mengutip para pejabat yang mengatakan bahwa upaya mediasi AS yang dipimpin oleh Direktur CIA William Burns bertujuan untuk mencapai gencatan senjata jangka panjang di Gaza dan Lebanon.

Pada Jumat, Presiden AS Joe Biden mempresentasikan rencana tiga fase untuk mengakhiri perang yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.

Baca Juga:  Hamas Masih Mampu Timbulkan Kerugian Besar Bagi Israel

Terjadi peningkatan konfrontasi antara kelompok perlawanan di Lebanon dan pasukan pendudukan Israel, dengan sirene berbunyi di Akka dan Nahariya kemarin setelah serangan oleh satu skuad drone Hizbullah.

Banyak kota di dekat perbatasan Israel dengan Lebanon telah dievakuasi akibat meningkatnya ketegangan.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: Habib Hizbullah

Editor: Widi Kusnadi