Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ashrawi Desak Israel Bertanggung Jawab Atas Berbagai Pelanggaran Hukum Internasional

Rana Setiawan - Rabu, 26 April 2017 - 09:14 WIB

Rabu, 26 April 2017 - 09:14 WIB

343 Views

israel.jpg" alt="" width="724" height="483" /> Hanan Ashrawi. (Arsip)

Ramallah, 29 Rajab 1438/26 April 2017 (MINA) – Anggota Komite Eksekutif Organisasi Pemebebasan Palestina (PLO) Hanan Ashrawi, hari Selasa (25/4), meminta masyarakat dunia untuk mendesak pertanggungjawaban Israel atas berbagai pelanggaran hukum internasional.

Ashrawi memberikan pernyataan kepada Wakil Direktur Pelaksana Uni Eropa di Timur Tengah dan Afrika Utara Colin Scicluna, yang dia temui di markas besar PLO di Ramallah, dengan sebuah penilaian atas upaya Israel yang disengaja dan sistematis untuk menghancurkan peluang perdamaian dan stabilitas melalui peningkatan berrbagai pelanggarannya.

“Berbagai pelanggaran dan tindakan kekerasan serta hukuman kolektif yang disengaja (oleh Israel),” kata Ashrawi dalam keterangan persnya yang dilaporkan Kantor Berita Palestina WAFA yang dikutip MINA.

Kedua belah pihak membahas perkembangan internasional, regional dan Eropa serta dampaknya terhadap realitas Palestina dalam hal mengejar perdamaian yang adil.

Baca Juga: Israel Perpanjang Penutupan Media Al-Jazeera di Palestina

Dalam konteks itu, Ashrawi menekankan pentingnya keterlibatan multilateral dan kebutuhan masyarakat dunia untuk meminta pertanggungjawaban Israel atas berbagai pelanggaran yang jelas-jelas melawan hukum internasional dan atas menolak mematuhi persyaratan dasar perdamaian.

“Kami mendesak Uni Eropa dan anggota masyarakat dunia lainnya untuk menjalankan kehendak politik yang diperlukan untuk membawa Israel mematuhi undang-undang dan konvensi internasional serta mengakhiri pendudukan militer dan ketidakadilan yang diderita rakyat Palestina,” tegasnya kepada tamu kehormatan itu.

Ashrawi juga mengulangi dukungan pemimpin Palestina untuk medukung aksi mogok makan para tahanan Palestina yang sedang berlangsung. “Kami berdiri dengan semua tahanan Palestina yang dengan berani menggelar aksi mogok makan untuk mengungkapkan ketidakmanusiawian dan ilegalitas penahanan administratif, kurungan isolasi dan tindakan kejam serta hukuman lainnya yang diberlakukan fihak Layanan Penjara Israel . Sudah saatnya hak-hak tahanan politik Palestina dijaga dan untuk selamanya”

Selain itu, pejabat PLO itu juga bertemu dengan Perwakilan Slovenia Milko Dolinšek. Diskusi difokuskan pada kemunduran kondisi di lapangan dan pilihan politik untuk masa depan.

Baca Juga: Australia, Selandia Baru, dan Kanada Desak Gencatan Senjata di Gaza

Kedua belah pihak juga meninjau kembali pentingnya rekonsiliasi, pemilihan umum yang bebas dan adil dan penguatan sistem dan institusi politik Palestina, serta hubungan bilateral dan kerja sama masa depan antara Palestina dan Slovenia. (T/R01/P2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Baca Juga: Sebanyak 35.000 Warga Palestina Shalat Jumat di Masjid Al Aqsa

Rekomendasi untuk Anda