
Asosiasi
Sepakbola Palestina (Foto : Memo)" width="300" height="197" /> Asosiasi Sepakbola Palestina (Foto : Memo)Al-Quds, 5 Rajab 1436/24 April 2015 (MINA) – Ketua Umum Asosiasi Sepakbola Palestina (PFA), Jibril Rajoub, mengatakan, tidak ada ruang untuk menarik permintaan yang diajukan ke FIFA untuk mengambil tindakan terhadap Israel, lapor koran harian Al-Quds Palestina.
Sebelumnya, PFA mengajukan permintaan kepada Federasi Sepakbola Internasional, FIFA, agar mengeluarkan Israel dari federasi itu karena melanggar piagam organisasi. Demikian Middle East Monitor (MEMO) yang dikutip Mi,raj Islamic News Agency (MINA), Jumat.
Dalam konferensi pers, Kamis, Rajoub mengatakan, PFA meminta FIFA untuk segera menghentikan praktek-praktek Israel yang melanggar Piagam FIFA, seperti adanya lima klub sepakbola Israel di daerah Palestina yang didudukinya, tak mengakui keberadaan PFA asosiasi sepakbola Palestina, rasisme terhadap olahragawan Palestina, pembatasan kegiatan olahragawan Palestina.
Rajoub mengatakan, pengaduan ke FIFA ini tidak ada hubungannya dengan politik.
Baca Juga: Yerusalem Pada Bulan Ramadhan: Pengusiran Massal dari Al-Aqsa
Kemudian ia juga mengangkapkan, Presiden Federasi Sepakbola, Joseph Blatter, akan mengunjungi Palestina pada 6 Mei.
Blatter mengambil bagian dalam upacara peresmian selama beberapa fasilitas atletik dan akan bertemu dengan Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas. (T/P002/P2)
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)
Baca Juga: Toko Roti di Gaza Tutup karena Kekurangan Bahan Bakar Akibat Blokade Zionis