Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Atlet Indonesia Sabet Medali Emas di Kejuaraan Para Tenis Meja Yordania

sajadi - Sabtu, 13 April 2019 - 11:50 WIB

Sabtu, 13 April 2019 - 11:50 WIB

1 Views

Amman, MINA – Atlet paralympic tenis meja Indonesia, Adyos Astan, berhasil merebut dua medali pada Kejuaraan Para Tenis Meja Al-Watani (Yordania Terbuka) ke-11 yang diselenggarakan Federasi Tenis Meja Internasional tanggal 8-10 April 2019, di Al-Husein Sport City, Amman.

Seperti tertulis dalam keterangan pers KBRI Amman, Sabtu (13/4), Adyos tampil pada kategori Wheel Chair Kelas 4-5 nomor beregu dan berhasil merebut medali emas setelah mengalahkan lawan-lawannya, termasuk atlet beregu unggulan asal Norwegia.

Selain memperoleh medali emas di nomor beregu, Adyos juga berhasil merebut medali perak pada nomor tunggal.

Pengalungan medali dilakukan langsung oleh Pangeran Marad bin Raad mewakili Keluarga Kerajaan Yordania, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Perlindungan Hak-hak Penyandang Disabilitas Yordania.

Baca Juga: Kylian Mbappe Resmi Berseragam Real Madrid

Berbeda dengan sistem pertandingan pada umumnya, Turnamen Para Tenis Meja ini menggunakan sistem pertandingan Round Robin, sehingga satu negara akan bertemu dengan seluruh negara peserta lainnya pada kategori kelas yang sama.

Adyos mengutarakan, dirinya cukup puas atas hasil yang dicapai, khususnya atas keberhasilan mengalahkan sejumlah atlet dengan peringkat dunia yang lebih baik darinya. Adyos sendiri saat ini berada di posisi 15 dunia.

Bagi Adyos, kejuaraan ini sebagai pemanasan dalam persiapan mengikuti Paralimpiade Tokyo tahun 2020 mendatang.

Duta Besar RI Amman, Andy Rachmianto, yang turut hadir pada pertandingan puncak, menyampaikan rasa bangga yang tinggi atas capaian Adyos yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Baca Juga: Cucu Mandela Serukan Boikot Israel dari Olimpiade Paris 2024

“Adyos telah menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukanlah sebuah halangan untuk mencetak prestasi. Capaian ini mengingatkan kita akan pentingnya kerja keras dan pantang menyerah untuk mencapai kesuksesan”, tegas Andy dalam keterangan tertulisnya.

Kejuaraan Dunia Para Tenis Meja Al-Watani diselenggarakan secara rutin setiap tahun di Amman. Pada penyelenggaraan tahun ini 13 negara telah ambil bagian menurunkan atlet-atlet terbaiknya, antara lain Turki, Iran, India, Malaysia, Norwegia, Nigeria, Belgia, dan tuan rumah Yordania. (R/Sj/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Arab Saudi Tuan Rumah Olimpiade Esports 2025

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Indonesia
Indonesia
Indonesia
Khutbah Jumat
Palestina
Internasional
Indonesia