Atlet Judo Sudan Ikut Mundur dari Olimpiade Tokyo 2020 Tak Sudi Lawan Israel

Atlet Judo Sudan Mohamed Abdalrasool.(Foto: PressTV)

Tokyo, MINA – Atlet Judo Sudan Mohamed Abdalrasool, Senin (26/7), mengundurkan diri dari Olimpiade Tokyo 2020 untuk menghindari kemungkinan menghadapi lawan Israel.

Kantor Berita Wafa melaporkan, Atlet Sudan Abdalrasool tidak muncul untuk menghadapi atlet Israel Tohar Butbul di kelas 73 kilogram putra, meskipun sebelumnya sudah mempertimbangkan untuk bertanding.

Butbul terdaftar sebagai “Tidak ada Pesaing” dalam apa yang seharusnya dijadwalkan bertanding dengan Abdalrasool hari ini.

Federasi Judo Internasional tidak segera mengumumkan alasan mengapa Abdalrasool tidak jadi ikut berkompetisi, sementara Pejabat Olimpiade Sudan juga belum memberikan pernyataannya terkait keputusan tersebut.

Abdalrasool menjadi atlet kedua yang keluar dari Olimpiade sebelum menghadapi Butbul, mengikuti jejak pejudo Aljazair Fethi Nourine, yang harus pulang lebih dulu dari Olimpiade.

Pekan lalu, Abdalrasool dijadwalkan menghadapi Fethi Nourine dari Aljazair. Pemenang pertandingabn itu akan menghadapi Butbul, tetapi Nourine menarik diri sebelum pertarungan mereka digelar untuk menghindari kemungkinan bertemu dengan atlet Israel.

Nourine memutuskan menarik diri dari kemungkinan pertandingan melawan Butbul, dengan alasan dukungannya terhadap masalah Palestina sebagai alasan dibalik keputusannya.

“Kami tidak beruntung dengan hasil imbang. Kami memiliki saingan Israel dan itulah mengapa kami harus mundur. Kami telah membuat keputusan yang tepat,” kata Amar Benikhlef, pelatih Nourine.

Pada Januari lalu, Sudan menandatangani Perjanjian Abraham dengan Amerika Serikat, membuka jalan bagi negara Afrika untuk menormalkan hubungan dengan Israel, tetapi sebuah laporan awal bulan ini mengatakan bahwa Sudan kecewa dengan hasil perjanjian normalisasi. Kesepakatan tersebut diprotes secara luas di Sudan.

Olimpiade Tokyo 2020 dijadwalkan akan diadakan dari 23 Juli hingga 8 Agustus 2021. Beberapa acara dan pertandingan pendahuluan sudah dimulai pada 21 Juli lalu. (T/R1/RI-1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)