AWG Kalbar Gelar MABIT Jilid Dua

Pontianak, MINA – Aqsa Working Group (AWG) bersama Pemuda Jama’ah  Muslimin (Hizbullah) Kalimantan Barat (Kalbar) kembali menggelar Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) Jilid Dua di Masjid At-Taqwa Pontianak.

Acara itu berlangsung selama dua hari mulai Sabtu hingga Ahad (17/11) dan dihadiri oleh pemuda muslimin dan muslimat dari daerah Kembayan, Tayan, Singkawang serta Pontianak.

Sebelumnya AWG Kalbar juga melaksanakan MABIT Jilid Satu pada bulan September dengan tema yang sama, “Kembali ke Fitrah Indahnya Hidup Berjama’ah”.

MABIT Jilid 2 kali ini lebih fokus pada materi pembebasan Masjid Al-Aqsa melalui generasi pecinta Al-Quran, yang diharapkan setelah kegiatan ini para pemuda Kalbar lebih bersahabat lagi dengan Al-Quran.

“Kita ingin pondasi awal untuk para syubban (pemuda) kembali ke jama’ah dalam bingkai indahnya hidup berjama’ah, jadi pada MABIT pertama kita menekankan para syubban dan fatayat untuk kembali pada fitrahnya sehingga pemateri kita formatkan tentang urgensi berjama’ah. Sedangkan MABIT yang kedua ini kita meletakkan pondasi yang lebih serius lagi, yaitu tentang pembebasan Al-Aqsa,” ujar Seneng Sutiyoso, Ketua AWG Kalbar.

“Ketika bicara tentang pembebasan Al-Aqsa maka kita akan berbicara tetang Al-Quran, yaitu orang-orang yang senantiasa dekat dengan al-Quran, maka di MABIT dua ini kita akan menitik beratkan  kepada para pematerinya tentang urgensi Al-Quran, bagaimana bersahabat dengan Al-Quran, bagaimana menjadikan Al-Quran sebagai hujjah, dan sebagainya,” tambahnya.

“Awalnya sedikit kecewa karena peserta yang hadir lebih sedikit dibanding MABIT yang pertama, tetapi kembali lagi kita bukan bicara kuantitas tetapi kualitas, lewat MABIT Jilid Dua ini semoga kualitas pemuda Kalbar semakin meningkat,” ujar Nadia salah satu peserta.

Adapun Pembicara pada MABIT Jilid Dua diantaranya, Kuttab (sekretaris) Wilayah Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Wilayah Kalbar M. Zakaria Abdullah, Amir Dakwah Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Uray Helwan, serta turut hadir sebagai pemateri sekaligus tamu undangan dosen asal Universitas Muhammadiyah Lampung, Dedi Turmudi. (R/Ast/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)