AWG Kunjungi Dubes Palestina, Tegaskan Tolak Normalisasi

Kunjungan AWG ke Kedutaan Besar Palestina di Jakarta, Senin (21/9). (Foto :MINA)

Jakarta, MINA – Sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan Palestina, Aqsa Working Group (AWG) pada Senin (21/9) mengunjung Kedutaan Palestina di Jakarta, untuk menyampaikan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina dan penolakan normalisasi UEA dan Bahrain dengan Israel.

Kunjungan AWG itu disambut oleh Duta Besar Palestina Zuhair Al Shun. Dalam kesempatan itu Ketua AWG Agus Sudarmajdi menyampaikan salam dari Imaamul Muslimin Yakhsyallah Mansur.

Agus mengatakan, kunjungannya bersama dengan beberapa komponen dari Jama’ah Muslimin (Hizbullah) ke kedutaan Palestina adalah menyampaikan dukungan kepada pemerintah dan rakyat Palestina melalu Duta Besar Palestina di Indonesia dan penegasan  menolak normalisasi negara-negara Arab dengan Israel.

“Kita selalu bersama rakyat Palestina, meskipun tampaknya ada orang-orang yang melemahkan perjuangan rakyat Palestina serta pembebasan Al Aqsa dan justru membuka hubungan dengan Israel,” ujarnya.

“Kita juga mencoba membantu kedutaan untuk menguatkan dukungan kaum muslim terutama di Indonesia untuk memperteguh kedudukan Palestina, di mana dukungan di sekitarnya mulai berubah,” tambah Agus.

Ia mengungkapkan, langkah selanjutnya sebagai bentuk penolakan normalisasi adalah, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan beberapa komponen anak bangsa, baik dari unsur pemuda, wanita, mahasiswa dan para tokoh ulama untuk menegaskan kembali dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Dubes Zuhair menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas kunjungan dan dukungan yang diberikan AWG.

“Saya kembali tekankan bahwa dukungan resmi termasuk dari politisi, Parlemen dan NGO-NGO seperti inilah yang kami butuhkan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa perjuangan pemerintah dan rakyat Palestina akan tetap berlanjut meski negara-negara Arab melakukan normalisasi dengan Israel.

“Israel mungkin bisa mengontrol negara-negara Arab, tapi tidak dengan Palestina,” ujarnya. (L/R7/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)