AWG Resmikan Maemuna Center

Prosesi peresmian Maemuna Center (Mae-C) oleh Aqsa Working Group (AWG) di Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Sabtu, 9 November 2019. (Foto: Abdullah/MINA)

Purwokerto, MINA – Lembaga kemanusiaan Aqsa Working Group (AWG) pada Sabtu (9/11) meresmikan lembaga perjuangan perempuan untuk Al-Aqsa dan Palestina, Maemuna Center (Mae_C), di Aula AK Anshori Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Purwokerto, Jawa Tengah.

Peresmian itu dilakukan saat Seminar Nasional bertajuk “Tanggung Jawab Pengusaha Muslim dalam Mendukung Pembebasan Masjid Al-Aqsa dan Kemerdekaan Palestina” yang diselenggarakan oleh AWG.

“Seminar kali ini lebih spesial karena akan ada louncing lembaga perempuan untuk Aqsa dan Palestina. Kita tahu bahwasanya tidak ada perjuangan suatu bangsa kecuali dengan dukungan kaum perempuan dan adalah suatu kenyataan kaum wanita dan anak-anak adalah kaum yang pertama kali menjadi korban saat terjadi konflik,” ujar Agus Sudarmaji, Ketua Umum AWG dalam sambutannya.

Senada dengan hal itu, Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Yakhsyallah Mansur mengatakan, semoga dengan berdirinya Maemuna Center dapat menjadi langkah awal membebaskan wanita di seluruh dunia.

“Kita berikan hak-hak mereka, seperti Allah memberikan hak-hak mereka, mereka mahluk yang dimuliakan Allah. Barometer sikap baik seorang laki-laki adalah sikapnya terhadap perempuan,” ujar Imaam Yakhsyallah saat meresmikan Mae_C.

Mae_C merupakan lembaga perjuangan perempuan untuk Al-Aqsa dan Palestina di bawah naungan AWG. Nama Maemuna sendiri diambil dari Maemuna, satu-satunya sahabiah yang meriwayatkan sebuah hadits tentang Al-Quds.

Organisasi ini memiliki tujuan untuk mewadahi berbagai  bentuk  perjuangan nyata perempuan  yang dapat dilakukan untuk pembebasan Al-Aqsa dan bangsa Palestina

Mae_C sendiri memiliki empat divisi yaitu, Penerbitan, Pendampingan, Pengembangan dan Networking. (L/Ast/RI-1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)