Manama, MINA – Menteri Luar Negeri Bahrain Sheikh Khalid bin Ahmed Al-Khalifa meminta pembekuan keanggotaan Qatar di Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), sampai negara tersebut memenuhi tuntutan keempat negara Arab yang memboikotnya.
Pada bulan Juni, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain secara tiba-tiba memutuskan hubungan diplomatik dan komersial dengan Qatar, mereka menuduh pemerintah Doha mendukung kelompok teroris di kawasan tersebut.
“Langkah yang tepat untuk perlindungan GCC adalah membekukan keanggotaan Qatar sampai tuntutan negara-negara tersebut terpenuhi,” kata Sheikh Khalid pada Senin (30/10) di akun Twitter resminya. Demikian Anadolu Agency memberitakannya yang dikutip MINA.
Menteri tersebut juga mengatakan bahwa Bahrain tidak akan berpartisipasi dalam GCC jika Qatar hadir dalam KTT mendatang.
Baca Juga: Sempat Dilaporkan Hilang, Rabi Yahudi Ditemukan Tewas di UEA
Keempat negara bagian tersebut juga mengancam Qatar dengan sanksi tambahan jika gagal memenuhi daftar tuntutan panjang mereka, termasuk salah satunya penutup kantor berita Al-Jazeera di Doha.
Namun, sejauh ini Qatar telah menolak untuk mematuhi tuntutan negara-negara tetangganya dan menggambarkan embargo yang dipimpin oleh Arab Saudi sebagai pelanggaran kedaulatan nasional. (T/RI-1/R01)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Israel Perintahkan Warga di Pinggiran Selatan Beirut Segera Mengungsi