Baitul Wakaf Gelar Program Ramadhan Produktif

Jakarta, MINA – Baitul Wakaf sebagai nazhir wakaf produktif dari Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) yang dibentuk Hidayatullah menggelar Program Ramadhan Produktif, Sebulan Pahala, Sejuta Manfaat dalam meeting online, Rabu ( 22/4).

“Tujuan tema Ramadhan Produktif yaitu mengedukasi umat Islam untuk berwakaf produktif di bulan suci Ramadhan meski kondisi wabah virus corona atau COVID-19 yang melanda negeri ini,” kata Direktur Baitul Wakaf Hidayatullah Rama WIjaya.

Ia mengatakan, Ramadhan produktif adalah program memberikan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan melalui pengelolaan wakaf, di tengah kondisi wabah seperti ini termasuk menjadi tantangan bagi nazhir wakaf untuk berperan.

Menurutnya, meningkatnya penyebaran Covid-19 membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan sebagai pandemi global. Sebab banyak korban yang terpapar COVID-19, hingga meninggal dunia. Termasuk dengan penetapan social distancing atau Pemberlakukan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di sejumlah daerah.

“Kondisi wabah ini menggoyang stabilitas ekonomi. Yang paling merasakan dampaknya adalah golongan ekonomi lemah, miskin dan dhuafa. Maka Ramadhan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Rama menambahkan, ini menjadi tantangan umat Islam bukan hanya melaksanakan ibadah ritual namun mengajak untuk meringankan beban saudara kita yang terdampak COVID-19, Inilah menjadi essensi Ramadhan Produktif.

Zoom meeting BMH Hidayatullah menghadirkan narasumber. Iwan Agustiawan Fuad Komisioner Badan Wakaf Indonesia, Ustad Asih Subagyo Pembina Baitul Wakaf dan Rama Wijaya, Direktur Baitul Wakaf.

Ia menyebutkan sejumlah even yang dijalankan Baitul Wakaf dalam meningkatkan peran wakaf  berkontribusi dalam berbagai sektor. Diantara program Ramadhan produktif adalah pembangunan Rumah Sakit, Wakaf Sawah Produktif, Wakaf Minimarket, Wakaf Peternakan, hingga Wakaf Sosial Pendidikan.

“Program yang berjalan akan dikolaborasikan dalam membantu penanganan dampak COVID 19, baik dari sektor pangan, pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Tentunya perlu dorongan dan kesadaran masyarakat dalam berwakaf agar manfaat yang diberikan bisa lebih besar,” terang Rama.

Saat ini, lanjut Rama untuk berwakaf sudah sangat mudah dilakukan bisa dimana saja dan kapan saja. Maka masyarakat bisa berperan. Saat kondisi makin sulit, maka diperlukan banyak orang baik membantu dan ambil bagian. Saatnya Ramadhan kita tahun ini Ramadhan Produktif membantu sesama. (L/R3/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)