Jakarta, MINA – Banjir masih melanda sejumlah wilayah di Jakarta hingga Kamis malam (29/1). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 46 rukun tetangga (RT) dan 13 ruas jalan masih terendam banjir akibat hujan berintensitas tinggi disertai luapan sejumlah sungai.
Genangan air tersebar di beberapa kawasan rawan banjir, baik di Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, maupun Jakarta Utara. Ketinggian air bervariasi, menyebabkan aktivitas warga terganggu, terutama akses transportasi dan kegiatan ekonomi masyarakat.
BPBD DKI Jakarta menyatakan bahwa hujan lebat yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak siang hingga malam hari menjadi faktor utama terjadinya genangan. Selain itu, luapan sungai akibat meningkatnya debit air turut memperparah kondisi banjir di permukiman padat penduduk.
Petugas gabungan dari BPBD, Dinas Sumber Daya Air, serta unsur terkait terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan. Upaya yang dilakukan meliputi pengoperasian pompa air, penyedotan genangan, hingga penyiagaan personel di titik-titik rawan banjir.
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
BPBD juga mengimbau warga agar tetap waspada, khususnya masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah dengan sistem drainase terbatas. Warga diminta segera melaporkan kondisi darurat serta mengamankan barang-barang berharga jika ketinggian air terus meningkat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun, potensi hujan susulan masih menjadi perhatian, sehingga kesiapsiagaan seluruh pihak terus ditingkatkan untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari banjir yang belum sepenuhnya surut. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
















Mina Indonesia
Mina Arabic