Jakarta, MINA – Bank BCA Syariah menyelenggarakan kegiatan edukasi pelatihan wartawan “Membaca Laporan Keuangan Bank Syariah” di Kantor Pusat BCA Syariah Jakarta Timur, Kamis (25/10).
“Pemateri pelatihan dilakukan Kepala Satuan Kerja Keuangan dan Perancangan Perusahan BCA Syariah Pranata Nazamudin dan diikuti sekitar 30 wartawan dari berbagai media baik cetak maupun online,” kata Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih.
Dia juga mengatakan, materi yang diberikan mulai dari pengetahuan dasar mengenai laporan keuangan membaca kinerja perusahan dari laporan keuangan publikasi serta memahami rasio-rasio keuangan.
“Pelatihan wartawan ini, merupakan bagian dari program Corporate Social Responaibility (CSR) BCA Syariah khususnya pilar peduli prestasi yang fokus pada pendidikan dan peningkatan keterampilan, sekaligus sebagai bentuk sinergi antara pelaku perbankan syariah dan media dalam mendidik pertumbuhan industri keuangan syariah,” katanya.
Baca Juga: Google Akui Kesalahan Data Nilai Tukar Rupiah ke Dolar AS
Kegiatan-kegiataan edukasi, dikatakan Kosasih untuk meningkatkan literasi mengenai perbankan syariah secara berkesinambungan juga dilakukan melalui kegiatan BCA Syariah mengajar kepada pelajar mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
“Selama tahun 2018 kegiatan BCA Syariah memberikan pelatihan yang menjangkau setidaknya 600 siswa dari 12 sekolah yang berlokasi di Jabodetabek, Surabaya, Malang, Palembang, dan Medan,” ungkapnya.
Kosasih menambahkan, tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah menjadi faktor penting untuk mendorong perkembangan keuangan syariah di Indonesia. “Kegiatan edukasi telah menjadi program yang akan kami lakukan secara berkesinambungan untuk mendukung pertumbuhan industri,” jelas Kosasih.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil survei literasi yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2016 indeks inklusi keuangan syariah sebesar 11.06 persen. Lebih tinggi dibandingkan indeks literasi sebesar 8.11 persen, “hal ini menunjukan bahwa masyarakat sudah menggunakan produk keuangan syariah walaupun belum memahami secara komprehensif tentang fitur produk kemanfaatan serta risiko produk dan jasa keuangan syariah,” jelasnya.
Baca Juga: Google Eror? 1 Dolar AS Jadi Rp8.170,65
“Dengan kegiatan edukasi ini, kami ingin masyarakat bisa mengenal bank syariah itu sama bagusnya dengan bank konvensional sama lengkapnya dan modernnya, sehingga menjadikan bank syariah bagian dari lifestyle masyarakat.” (L/R03/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Truk Sengaja Tabrak Kerumunan saat Pesta Tahun Baru di AS, 10 Orang Tewas