Mamuju, Sulawesi Barat, MINA – Paket bantuan untuk korban gempa Sulawesi Barat dari santri Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-Fatah Al-Muhajirun, Lampung Selatan selesai disalurkan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR), Ahad (7/3).
Humas Ponpes Al-Fatah Al-Muhajirun, Nurhadis mengatakan, para santri menyisihkan sebagian uang jajannya untuk membantu saudara-saudaranya yang terkena musibah gempa di Sulbar.
“Alhamdulillah, bantuan dari santri-santri telah selesai kami salurkan,” kata Nurhadis yang juga sebagai personel UAR yang terjun langsung ke lokasi bencana.
Menurutnya, bantuan oleh santri merupakan bagian dari proses pendidikan di Pondok Pesantren Al-Fatah.
Baca Juga: Hingga November 2024, Angka PHK di Jakarta Tembus 14.501 orang.
“Kita didik santri untuk peduli terhadap sesama, ini merupakan elemen penting dalam pendidikan karakter utamanya sebagai seorang muslim,” katanya.
Ia berharap, santri mempunyai karakter jiwa penolong, inilah yang diperlukan oleh masyarakat Indonesia saat ini sehingga masing-masing kita tidak hanya memikirkan diri sendiri.
“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk saudara-saudara kita di Mamuju dan Majene,” harapnya.
Gempa berkekuatan 6,2 SR mengguncang Sulawesi Barat (Sulbar) pada Jumat 15 Januari dinihari, pukul 01:28 WIB. Puluhan orang meninggal dunia, rumah-rumah dan bangunan banyak mengalami kerusakan sehingga membutuhkan bantuan dari tangan-tangan dermawan. (L/R12/B03/P1)
Baca Juga: Menag: Guru Adalah Obor Penyinar Kegelapan
Mi’raj News Agency (MINA).