Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BBM Langka di Wilayah Kekuasaan Houthi Yaman

Rudi Hendrik - Jumat, 10 Juli 2020 - 20:32 WIB

Jumat, 10 Juli 2020 - 20:32 WIB

16 Views

Sanaa, MINA – Kelangkaan bahan bakar menghancurkan kehidupan di wilayah-wilayah Yaman, terutama di daerah yang dikendalikan oleh pemberontak Houthi.

Akibatnya, pasokan listrik dipotong, pompa air terhenti dan menyulitkan orang yang membutuhkan perawatan medis.

Kelangkaan energi bukanlah hal baru di negara yang dilanda konflik bertahun-tahun itu, tetapi antrian di pom bahan bakar semakin memanjang sejak pertengahan Juni.

“Apa yang terjadi adalah ketidakadilan,” kata warga ibu kota Sanaa, Hames Al-Tawil, sambil menunggu dalam barisan kendaraan yang berliku mencapai gerbang istana kepresidenan yang jauhnya empat kilometer (2,5 mil), demikian dikutip dari Nahar Net.

Baca Juga: Belasan Warga Suriah Tewas, termasuk 2 Anak dalam Serangan Israel di Beit Jinn, Suriah

“Setidaknya kasihanilah orang-orang yang telah menunggu dalam antrian ini selama tiga hari,” kata Tawil melalui bingkai pintu truk pikapnya yang berkarat.

Yaman sudah berada pada titik puncak, menghadapi apa yang PBB sebut sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia setelah hampir enam tahun perang.

Krisis bahan bakar yang serupa tahun lalu mendorong kelompok bantuan Oxfam menuduh pihak-pihak yang bertikai di Yaman “menggunakan ekonomi sebagai senjata perang.”

Direktur Oxfam Yaman, Muhsin Siddiquey pada bulan lalu memperingatkan tentang konsekuensi yang mengerikan jika krisis bahan bakar berlanjut.

Baca Juga: Jet Israel Serang Lebanon Selatan, Guncang Gencatan Senjata Setahun Setelahnya

Banyak warga Yaman bergantung pada air tanah yang diekstraksi dengan pompa, sementara jutaan pengungsi akibat pertempuran dan tinggal di kamp bertahan hidup dengan air yang dibawa oleh truk bertenaga diesel.

“Kekurangan bahan bakar yang berkepanjangan bisa membuat jutaan orang berisiko tertular virus corona dan penyakit yang ditularkan melalui air seperti kolera, karena bahan bakar sangat penting untuk pasokan air bersih di Yaman,” kata Siddiquey. (T/RI-1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Beirut Diserang, Presiden Lebanon Tuduh Israel Abaikan Seruan Internasional

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Palestina
Dunia Islam
Dunia Islam
Palestina
Internasional