Bener Meriah Akan Berangkatkan 143 Jamaah Calon Haji

Bener Meriah, MINA – Kabupaten Bener Meriah, Aceh, tahun ini akan memberangkatkan sebanyak 143 Jamaah Calon Haji (JCH).

Hal itu disampaikan oleh PLT Bupati Bener Meriah, Abuya Syarkawi, saat ditemui MINA di Masjid Babussalam, Bener Meriah, Jumat (3/7).

Menurut Syarkawi, pelepasan JCH tersebut akan dilaksanakan pada Selasa malam (7/7) mendatang.

“Kita akan adakan acara pelepasan pada Selasa malam nanti di Masjid Babussalam ini, untuk kemudian menuju Asrama Haji Banda Aceh,” katanya.

Sementara itu Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh telah melakukan berbagai persiapan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk melaksanakan rapat persiapan akhir dengan lintas instansi.

Menurut Kepala Kanwil Kementerian Agama Aceh, Daud Pakeh, PPIH Embarkasi Aceh telah siap melayani JCH.

InsyaAllah, PPIH Embarkasi Aceh Siap melayani Jamaah Calon Haji, segala persiapan juga telah kita lakukan, termasuk kita siapkan juga petugas perekam data biometrik dan kesiapan alatnya,” ujarnya.

Daud Pakeh menjelaskan bahwa terobosan baru dari Kementerian Agama RI dalam penyelenggaraan haji tahun ini adalah proses rekam data biometrik di embarkasi asal. Ini dijalani seluruh JCH Aceh nantinya saat masuk Asrama Haji.

Menurut Daud Pakeh, proses rekam data biometrik di embarkasi asal merupakan upaya layanan terbaik dari negara untuk kenyamanan JCH. Mengingat penyelenggaraan haji tahun-tahun sebelumnya proses biometrik memakan waktu cukup lama di Bandara Jeddah

“Alat perekam biometrik tersebut telah disiapkan di Ruang Misfalah, nanti jamaah setelah pemeriksaan kesehatan di embarkasi, dengan membawa paspor kemudian masuk ke ruang tersebut untuk pemeriksaan data biometrik,” ujarnya

Untuk kelancaran rekam biometrik di tiap kloter, Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh menyiapkan 11 unit alat rekam. Satu orang JCH hanya butuh sekitar 3 sampai 5 menit proses perekaman data dirinya seperti sidik jari dan foto tampak depan.

Dalam kesempatan yang sama, JCH juga menjalani pemeriksaan kesehatan tahap akhir, menerima paspor haji, gelang, dana living cost sebesar SAR 1.500, dana penggantian biaya paspor, dan gelang tanda pengenal.

Daud Pakeh juga menjelaskan bahwa paspor dan Visa 11 Kloter calon jamaah Haji Aceh telah siap dan sudah di Aceh, hanya tersisa 150 JCH yang tergabung dalam kloter gabungan dengan Medan. (L/B04/RI-1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)