Bentrok dengan Tentara Israel, Belasan Warga Paletina Terluka Termasuk Paramedis

Yerusalem, MINA – Belasan warga Palestina, termasuk seorang paramedis, terluka dalam bentrokan dengan pasukan pendudukan Israel di Al-Issawiya di Yerusalem yang diduduki, Ahad malam (21/7).

Menurut Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) seperti dikutip Safa, pasukan pendudukan Israel menyerang kru ambulans dan melarang mereka membawa warga yang luka-luka ke rumah sakit, bahkan menembak seorang paramedis dengan senjata berpeluru logam berlapis karet di perut.

Rami dan ‘Ala’ Esmat ‘Ebeid terluka, memar dan tersedak dengan gas air mata setelah pasukan pendudukan Israel memukuli mereka dengan detonator listrik dan menyemprotkan mereka dengan gas air mata di lingkungan’ Ebeid di desa ‘Issawiya.

Saksi mata melaporkan, bahwa pasukan Israel secara brutal menyerang kedua pemuda itu, menjatuhkan mereka ke tanah dan memborgol tangan mereka. Kru ambulans dilarang untuk merawat mereka setelah dipukul di lingkungan Obeid.

Baca Juga:  91 Warga Palestina Sahid di Gaza dalam 24 Jam

Pasukan Israel hanya mengizinkan ambulans Israel “Magen David Adom” untuk memindahkan Rami dan Ala ‘Obeid yang terluka ke rumah sakit Hadassah di Issawiya, di bawah penjagaan ketat polisi.

Konfrontasi disertai kekerasan pecah antara pemuda dan pasukan pendudukan semalam, setelah tentara menyerbu kembali lingkungan Obeid dari pintu masuk timur dan barat ke desa Issawiya.

Sejumlah warga desa, termasuk para pemuda, terluka oleh tembakan peluru karet selama konfrontasi itu, yang sebagian besar jatuh terluka di tanah.

Sumber mengatakan, bahwa tiga petugas polisi Israel juga terluka semalam, dengan luka-luka kecil dan ringan, setelah terkena lemparan batu di lingkungan desa Obeid di Issawiya.

Di lokasi lainnya, pasukan pendudukan Israel juga menyerbu lingkungan Ras Khamis di kamp pengungsi Shu’fat, timur laut Yerusalem yang diduduki, dari gerbang Separation Barrier.

Baca Juga:  Doa Naik Pesawat Lengkap dengan Latin dan Artinya

Polisi Israel menangkap dua pemuda Palestina, Bahjat al-Razzam dan Tamer Khalafawi, dari rumah mereka di Kota Tua Yerusalem. (T/B05/RS2)

Mi’raj News Agency (MINA)