BKPM SEGERA BAHAS PANDUAN INVESTASI DENGAN KEMENTERIAN

Foto: BKPM
Foto: BKPM

Jakarta, 14 Safar 1435/27 November 2015 (MINA) – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan segera membahas panduan investasi bersama kementerian dan lembaga teknis pemerintah.

“Investor tentu perlu kepastian mengenai bidang usaha yang diminati, oleh karena itu, upaya untuk menciptakan kepastian tersebut akan menjadi salah satu misi BKPM,” kata Kepala BKPM, Franky Sibarani dalam keterangan resminya kepada Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Jumat (27/11).

Terkait dengan sektor pemakaman, ia menilai,  secara substansi memiliki dua kegiatan utama, pertama terkait jasa pemakamannya sendiri, kedua ketersediaan lahan pemakamannya yang masuk dalam sektor properti.

Franky mengatakan, minat investasi asing yang masuk dalam bisnis pemakaman ini muncul seiring dengan minat investasi senior living.

“Sebelumnya tercatat, minat investasi sektor ini dari Jepang dan Australia,” kata Franky.

Beberapa perusahaan bisnis pemakaman merintis di Karawang dengan fasilitas memadai, karena minat terhadap bisnis jasa pemakaman tersebut cukup tinggi. Hal ini yang mendorong antusiasme beberapa investor asing untuk turut menikmati pasar dalam bisnis pemakaman tersebut.

BKPM sendiri mengharapkan aturan baru tentang panduan investasi ini dapat selesai April 2016 mendatang.

Dari data BKPM realisasi investasi Januari-September 2015 mencapai Rp 400 triliun, meningkat 16,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sebesar Rp 342 triliun. Realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Januari-September meningkat 16,4% sebesar Rp 133,2 triliun.

Sementara realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) naik 16,9% sebesar Rp 266,8 triliun.  Dari realisasi investasi tersebut terserap tenaga kerja sebanyak 1.059.734 orang, naik 10,4% dibandingkan periode yang sama tahun 2014, sebesar 960.336 orang. (L/P010/P001)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0