Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BMKG Imbau Warga Waspada Gempa Susulan Usai Gempa M 6,7 Guncang Palu

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 16 Juni 2026 - 15:53 WIB

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:53 WIB

40 Views ㅤ

Ilustrasi gempa bumi (Foto: X)

Palu, MINA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan setelah gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6).

Gempa terjadi sekitar pukul 10.27 WIB dengan pusat gempa berada di darat, sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu pada kedalaman 10 kilometer.

Guncangan dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah, termasuk Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong sehingga membuat warga berhamburan keluar rumah dan bangunan untuk menyelamatkan diri.

BMKG menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Hasil pemodelan menunjukkan tidak terdapat potensi tsunami, namun masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Hingga beberapa jam setelah gempa utama, BMKG mencatat sedikitnya delapan kali gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil. Aktivitas gempa susulan tersebut terus dipantau oleh Stasiun Geofisika BMKG Palu untuk mengetahui perkembangan kondisi kegempaan di wilayah tersebut.

Sementara itu, sejumlah laporan awal menyebutkan beberapa bangunan mengalami kerusakan akibat kuatnya guncangan. Di antaranya kerusakan pada bagian auditorium Universitas Tadulako serta retakan pada sejumlah infrastruktur.

Warga di beberapa daerah juga dilaporkan mengalami kepanikan saat gempa berlangsung, meskipun hingga saat ini belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat Sulawesi Tengah terhadap ancaman bencana geologi. Wilayah tersebut berada di kawasan aktif tektonik yang dipengaruhi sejumlah sesar besar, termasuk Sesar Palu-Koro yang pernah memicu gempa dan tsunami dahsyat pada 2018.

BMKG mengimbau masyarakat untuk memahami jalur evakuasi, memperbarui informasi dari sumber resmi, serta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Ditangkap Terkait Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Rekomendasi untuk Anda