Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BNPB: Asap di Jambi dan Sumsel Masih Cukup Tebal

Rendi Setiawan - Kamis, 17 Oktober 2019 - 20:36 WIB

Kamis, 17 Oktober 2019 - 20:36 WIB

13 Views

Jakarta, MINA – Kondisi umum di Sumatera masih terdeteksi asap yang cukup tebal di Jambi dan Sumatera Selatan. Hal ini terlihat dari jarak pandang yang pendek dan kondisi cuaca yang berasap. Sedang di Kalimantan relatif berkurang dan tidak terdeteksi asap di seluruh Kalimantan.

BNPB mencatat, data jarak pandang dan cuaca di beberapa bandara di Sumatera dan Kalimantan yaitu Sibolga 3.2 km (berasap), Pekanbaru 2.0 km (udara kabur), Kerinci 3.0 km (berawan), Jambi 0.4 km (berasap), Palembang 0.8 km (berasap).

“Pontianak lebih dari 10 km (berawan), Sintang 5.0 km (udara kabur), Pangkalan Bun 6.0 km (berawan), Sampit 7 km (berawan), Palangkaraya lebih dari 10 km (berawan), dan Banjarmasin 5.0 km (udara kabur),” kata Plt. Kapusdatin dan Humas BNPB Agus Wibowo di Jakarta, Kamis (17/10).

Pantauan hotspot dari LAPAN yang dianalisis oleh BMKG pada jam 07.00 WIB dengan tingkat kepercayaan 81% – 100% menunjukkan Riau 16 titik, Jambi 134 titik, Sumatera Selatan 89 titik, Kalimantan Barat 1 titik, Kalimantan Tengah 21 titik, dan Kalimantan Selatan 8 titik.

Baca Juga: Isu Akses Udara kepada AS Mengemuka, DPR Ingatkan: Kedaulatan RI Tak Bisa Ditawar

Terlihat jumlah hotspot yang cukup banyak di Papua yaitu 267 titik yang sebagian besar terdapat di Kabupaten Merauke yaitu 263 titik yang tersebar di 17 distrik antara lain Animha, Elikobel, Ilwayab, Jagebob, Kaptel, Kimaan, Kurik, Malind, Merauke, Muting, Naukenjerai, Ngguti, Okaba, Sota, Tabonjo, Tanahmiring, Tubang, dan Waan. (L/R06/RI-1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pertemuan Prabowo, Putin Sepakati Penguatan Kerja Sama ESDM dan Industri

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Hunian Sementara (Huntara) Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Sumatra (Dok: Hutama Karya)
Indonesia
Tim DVI Identifikasi 20 Jenazah Korban Longsor Pasirlangu Bandung Barat
Indonesia