BNPB: Asap di Jambi dan Sumsel Masih Cukup Tebal

Jakarta, MINA – Kondisi umum di Sumatera masih terdeteksi asap yang cukup tebal di Jambi dan Sumatera Selatan. Hal ini terlihat dari jarak pandang yang pendek dan kondisi cuaca yang berasap. Sedang di Kalimantan relatif berkurang dan tidak terdeteksi asap di seluruh Kalimantan.

BNPB mencatat, data jarak pandang dan cuaca di beberapa bandara di Sumatera dan Kalimantan yaitu Sibolga 3.2 km (berasap), Pekanbaru 2.0 km (udara kabur), Kerinci 3.0 km (berawan), Jambi 0.4 km (berasap), Palembang 0.8 km (berasap).

“Pontianak lebih dari 10 km (berawan), Sintang 5.0 km (udara kabur), Pangkalan Bun 6.0 km (berawan), Sampit 7 km (berawan), Palangkaraya lebih dari 10 km (berawan), dan Banjarmasin 5.0 km (udara kabur),” kata Plt. Kapusdatin dan Humas BNPB Agus Wibowo di Jakarta, Kamis (17/10).

Pantauan hotspot dari LAPAN yang dianalisis oleh BMKG pada jam 07.00 WIB dengan tingkat kepercayaan 81% – 100% menunjukkan Riau 16 titik, Jambi 134 titik, Sumatera Selatan 89 titik, Kalimantan Barat 1 titik, Kalimantan Tengah 21 titik, dan Kalimantan Selatan 8 titik.

Terlihat jumlah hotspot yang cukup banyak di Papua yaitu 267 titik yang sebagian besar terdapat di Kabupaten Merauke yaitu 263 titik yang tersebar di 17 distrik antara lain Animha, Elikobel, Ilwayab, Jagebob, Kaptel, Kimaan, Kurik, Malind, Merauke, Muting, Naukenjerai, Ngguti, Okaba, Sota, Tabonjo, Tanahmiring, Tubang, dan Waan. (L/R06/RI-1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)