Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BNPB Resmikan 39 Titik Sumber Air Bersih di NTT

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Rudi Hendrik - 46 detik yang lalu

46 detik yang lalu

0 Views

Ilustrasi: pembuatan sumur bor.

NTT, MINA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meresmikan 39 titik sumur bor sebagai sumber air bersih di 13 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (28/8). Peresmian dipimpin langsung oleh Kepala BNPB Suharyanto di Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara.

Suharyanto menjelaskan, pembangunan sumur bor tersebut bertujuan mengatasi krisis air bersih akibat kekeringan yang kerap melanda NTT.

“NTT kita tahu bersama merupakan wilayah yang banyak sekali tantangannya, termasuk krisis air bersih di musim kemarau,” ujarnya.

Ia menambahkan, lokasi pembangunan ditentukan berdasarkan usulan masyarakat melalui pemerintah daerah atau komunitas lokal. Menurutnya, pola itu memastikan sumur bor benar-benar dibangun di wilayah yang sangat membutuhkan.

Baca Juga: Kapolda Metro Jaya Sebut Tujuh Nama Polisi Terduga Terlibat Tewasnya Pengemudi Ojol

“Masyarakat yang biasanya harus mengambil air dari sumber yang jauh, kini bisa lebih mudah menjangkaunya,” kata Suharyanto.

Pembangunan sumur bor dibiayai melalui Dana Siap Pakai (DSP) BNPB dengan anggaran Rp400 juta hingga Rp800 juta per titik. Kedalaman sumur mencapai 120–130 meter agar mampu menampung kebutuhan air bagi sekitar 112 Kepala Keluarga (KK). Secara keseluruhan, lebih dari 4.000 warga di 13 kabupaten diharapkan mendapat manfaat.

Menurut Suharyanto, tahap awal ini menjadi pijakan untuk program lanjutan.

“Kita lanjutkan terus. Dari pembangunan tahap awal di 13 kabupaten, kita mendapat pembelajaran bagaimana karakteristik setiap daerah sehingga tahap berikutnya bisa lebih baik,” jelasnya. []

Baca Juga: AWG Pekalongan dan Pemuda Gelar Jalan Sehat, Gaungkan Solidaritas Palestina

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda