BOKO HARAM ANCAM PENGGEMAR PIALA DUNIA DI NIGERIA UTARA

NIGERIA FOOTBALL
Nigeria's Super Eagles (Gambar: AA)
Nigeria’s Super Eagles (Gambar: AA)

Maiduguri, Nigeria, 14 Sya’ban 1435/12 Juni 2014 (MINA) – Ketika jutaan penggemar sepak bola menghitung hari peluncuran Piala Dunia 2014 di Brasil, banyak penggemar bola di Nigeria Utara dilanda ketakutan oleh ancaman serangan kelompok bersenjata Boko Haram.

“Saya seorang penggemar sepak bola dan fanatik tentang permainan,” kata Ibrahim Abdullahi, seorang montir mobil di Maiduguri, ibukota Provinsi Borno, kepada Anadolu Agency, Rabu (11/6). “Tapi saya takut, mungkin saya tidak pergi ke pusat-pusat acara untuk menonton pertandingan selama Piala Dunia ini, karena pusat-pusat ini adalah target serangan Boko Haram.”

Piala Dunia ke-20 akan dimulai Kamis di Brazil. Turnamen selama sebulan itu akan menampilkan total 64 pertandingan yang melibatkan 32 tim dari lima benua.

Nigeria Super Eagles, juara Afrika saat ini, akan menghadapi Argentina, Iran dan Bosnia-Herzegovina di Grup F, penampilan kelima negara itu di turnamen empat tahunan tersebut.

Gangguan listrik endemik sering memaksa penggemar sepak bola Nigeria untuk menonton pertandingan daerah pusat-pusat “nonton bareng”.

Tetapi bagi Abdullahi dan banyak penggemar sepak bola lainnya, pilihan itu memiliki risiko tinggi, di mana daerah Borno dan Adamawa dipandang telah semakin target militan, Anadolu Agency yang dikutip MINA.

Bersama negara bagian Yobe, kedua wilayah itu menjadi daerah yang paling terpukul oleh lima tahun pemberontakan Boko Haram terhadap pemerintah Nigeria.

Di Damaturu, ibukota negara bagian Yobe, penggemar sepakbola menyatakan kekhawatiran serupa, meskipun mereka tidak pernah mengalami serangan di pusat-pusat tontonan.

“Kami belum mengalami di Damaturu, tapi saya sadar akan keamanan saya,” kata penggemar sepak bola Ibrahim Ali kepada Anadolu melalui telepon. “Saya mungkin puas dengan menonton pertandingan di kantor teman saya.”

Tapi Mohamed Mohamed, pegawai carwash dan anggota Joint Task Force (JTF), sebuah kelompok perthanan lokal, bertekad tidak akan membiarkan Boko Haram merusak perayaan Piala Dunia tahun ini.

“Saya tidak takut dengan cara apa pun. Saya akan menonton semua pertandingan, terutama di sore hari,” katanya kepada Anadolu. “Sebagai anggota dari JTF sipil, kami akan memastikan tidak ada anggota Boko Haram yang mengganggu kesenangan kami,” tegas Mohamed.

Boko Haram yang dalam bahasa lokal Hausa berarti “pendidikan Barat haram” adalah kelompok yang ingin menerapkan hukum Islam, menjadi oposisi terhadap pemerintah Nigeria yang dinilai rusak dan marak melakukan korupsi.

Namun setelah pemimpin mereka ditangkap dan tewas di penjara polisi pada tahun 2009, kelompok pimpinan Abubakar Shekau itu berubah menjadi kelompok yang melancarkan serangan-serangan keras dalam memerangi pemerintah dan pengaruh budaya Barat di negeri itu. (T/P09/R2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0