Gaza, – Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, hari ini, Sabtu (22/2), bersiap menyerahkan enam sandera Israel dalam gelombang ke-7 sesuai perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza.
Laporan Quds Press menyebutkan, ratusan pejuang Al-Qassam bertopeng muncul di Rafah, di Jalur Gaza selatan, dan di kamp Nuseirat, sebagai persiapan untuk menyerahkan enam tahanan kepada Palang Merah Internasional, di tengah kehadiran masyarakat.
Sementara itu, pada hari yang sama, 602 tahanan Palestina diperkirakan akan dibebaskan dari penjara pendudukan Israel.
Di antara mereka adalah 50 tahanan yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan 60 dengan hukuman panjang.
Baca Juga: Menhan Israel Perintahkan Pendudukan Lebih Luas di Gaza
Sejulah 445 tahanan dari Jalur Gaza yang ditangkap setelah 7 Oktober 2023 juga akan dibebaskan.
Beberapa formasi Brigade Al-Qassam berpartisipasi dalam upacara serah terima, termasuk unit bayangan yang bertanggung jawab atas para tahanan.
Brigade Al-Qassam juga memajang senjata-senjata yang dirampas para pejuang perlawanan selama pertempuran dengan pasukan pendudukan Israel.
Sebuah panggung didirikan di alun-alun proyek di Rafah, di mana di atasnya dipajang foto-foto para pemimpin Qassam dan spanduk besar yang bertuliskan, “Kami adalah badai. Kami adalah kekuatan besar.” []
Baca Juga: Pengadilan Israel Tunda Keputusan Pemecatan Kepala Shin Bet
Mi’raj News Agency (MINA)