Brigade Al-Quds Berhasil Hancurkan Kendaraan Militer Israel di Khan Yunis

Juru bicara militer Brigade Al-Quds, Abu Hamzah (Foto: File/Istimewa)

, MINA – Juru bicara militer “Brigade ”, sayap militer Gerakan Jihad Islam, mengeluarkan pernyataan, pasukan pejuangnya berhasil menghancurkan sejumlah kendaraan militer musuh di garis depan timur , Al-Qarara, dan timur Kota Gaza, dan menimbulkan banyak korban jiwa di kalangan tentara .

Abu Hamzah menegaskan, dalam pernyataan pers pada hari Selasa (5/12) yang dikutip Quds Press, bahwa “lpejuang Al-Quds dan semua faksi perlawanan Palestina teguh, dan sepenuhnya siap di lapangan di semua garis di Gaza.

Pada hari Selasa, Brigade Al-Quds, sayap militer gerakan Jihad Islam, menyiarkan klip video para pejuangnya menghadapi pasukan pendudukan Israel yang memasuki timur kota Khan Yunis di Jalur Gaza selatan.

Klip video tersebut, yang diterbitkan oleh Brigade Al-Quds di platform Telegram, mendokumentasikan momen-momen ketika pejuang Palestina menargetkan kendaraan militer milik tentara pendudukan saat menyerbu ke selatan Jalur Gaza yang terkepung.

Sebelumnya, “Brigade Al-Quds” juga mengumumkan, sebuah kendaraan militer milik tentara pendudukan menjadi sasaran peluru di dekat Toko Roti Al-Awda di poros Al-Taqadum, sebelah timur Khan Yunis. “bentrokan sengit dari jarak dekat dengan tentara musuh Zionis di sekitar Masjid Abu Dalal di lokasi yang sama.

Brigade Al-Quds mengindikasikan dalam pernyataan terpisah, para pejuangnya melalui operasi gabungan dengan “Brigade Al-Qassam,” mampu menargetkan kendaraan militer pendudukan dengan dua peluru (RPG) dan “Al-Yassin 105” di poros Al-Taqaddum, sebelah timur Khan Yunis.

Faksi-faksi perlawanan Palestina terus menghadapi pasukan pendudukan Israel di berbagai lini di Jalur Gaza, menyusul dimulainya kembali agresi brutal setelah gagalnya gencatan senjata sementara pada Jumat lalu.

Tentara pendudukan mengakui pembunuhan tujuh perwira dan tentaranya dalam pertempuran di Jalur Gaza, sehingga jumlah korban tewas pendudukan yang diumumkan sejak 7 Oktober menjadi. (T/B04/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)