Bulu Tangkis: Kejuaraan Dunia Junior 2020 Diundur ke Tahun Depan

Kuala Lumpur, MINA – Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) menunda pelaksanaan Kejuaraan Dunia Junior 2020 ke tahun depan pada 11-24 Januari 2021 karena wabah virus corona.

“Dengan mempertimbangkan semua hal, kami percaya langkah ini adalah pilihan terbaik untuk menghindari kemungkinan yang terkait dengan perjalanan dan dampak COVID-19 lainnya,” kata Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund dilansir dari laman resmi BWF, Jumat (29/5).

Semula Kejuaraan Dunia Junior 2020 dijadwalkan pada 28 September – 11 Oktober 2020 di Auckland, Selandia Baru.

“Kami berharap dapat bekerja sama dengan Badminton Selandia Baru untuk mengadakan turnamen hebat di Auckland,” ucap Lund.

Kepala Eksekutif Badminton Selandia Baru, Joe Hitchcock masih yakin bahwa para pemain dan suporter akan memiliki pengalaman yang tak terlupakan ketika turnamen akhirnya berlangsung.

“Saat ini, ketidakpastian situasi global menjadi tantangan kami. Tetapi, kami akan bekerja sama dengan BWF dan mitra kami mengenai rencana turneman yang dijadwalkan ulang,” ucap Hitchcock.

“Dan kami sepenuhnya memahami bahwa kami dipandu oleh peraturan Pemerintah Selandia Baru dan langkah-langkah kontrol perbatasan internasional,” ujar Hitchcock.

“Ketika waktunya tepat, kami akan menyambut bakat bulutangkis muda terbaik dunia ke Auckland. Kami tahu bahwa tim yang bepergian ke Selandia Baru akan memiliki pengalaman seumur hidup dengan meninggalkan warisan positif,” tambahnya.

Hanya atlet yang memenuhi syarat yang bisa mengikuti kejuaraan. Tahun lalu, tim junior Indonesia menjadi juara nomor beregu.

Pada Kejuaraan Dunia Junior 2019 di Kazan, Rusia, tim junior mencetak sejarah dengan memboyong Piala Suhandinata untuk pertama kalinya ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Pada nomor perorangan, Indonesia berhasil meraih Piala Eye Level lewat pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. (R/R11/R1)

Mi’raj News Agency (MINA)