BUPATI DOMPU: TAHUN DEPAN GUNUNG TAMBORA JADI TAMAN NASIONAL

Bupati Kabupaten Dompu, Bambang M. Yasin (Foto: MINA)
Bupati Kabupaten Dompu, Bambang M. Yasin saat diwawancarai wartawan. (Foto: MINA)

Dompu, 18 Muharram 1436/11 November 2014 (MINA) – Bupati Kabupaten Dompu Bambang M. Yasin mengatakan, pada tahun 2015 status Gunung Tambora akan berubah dari hutan konservasi dan hutan lindung menjadi Taman Nasional Gunung Tambora.

Dia mengharapkankegiatan sosialisasi Tambora menyapa Dunia 2015 mendatang dapat memiliki Pengaruh jangka panjang antara 20 sampai 30 tahun mendatang.

“Puncak acara ini akan berlangsung pada April 2015 nanti yang bertepatan dengan ulang tahun Kabupaten Dompu,” kata Bupati Dompu, Bambang M. Yasin kepada Mi’raj Islami News Agency (MINA), Senin (10/11) malam, di Pendopo Bupati Kabupaten Dompu.

Ia mengatakan, pihaknya akan merencanakan beberapa kegiatan untuk mengenalkan Tambora kepada dunia, misalnya; pertunjukan seni budaya, dan lomba-lomba, antara lain lomba menangkap sapi dengan menaiki kuda, aksi pacuan kuda yang jokinya balita, umur 7 sampai 11 tahun dan kegiatan menembak, sebab banyak babi hutan di sana.

Selain itu juga ada penampilan beberapa budaya dan adat daerah.

Ia juga mengatakan, dua pekan lalu di Mataram pihaknya telah bertemu dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk membahas proses administrasi dan hal terkait lainnya tentang perubahan status Gunung Tambora serta semua rekomendasi dan surat-surat sudah selesai dikerjakan.

Sebelumnya acara sosialisasi dan tour Tambora Menyapa Dunia 2015, Sabtu (8/11) malam, dibuka oleh Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin, mengatakan, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan dan upaya untuk memajukan industri pariwisata, pemerintah daerah akan terus meningkatkan cara lebih banyak lagi untuk menarik kunjungan wisatawan.

“Alhamdulillah sampai saat ini kunjungan wisatawan terus meningkat dan kita targetkan tahun 2017 nanti kita akan didatangi oleh dua juta wisatawan dari dalam maupun luar negeri salah satu efeknya adalah ‘Tambora Menyapa Dunia’, yang kami harapkan lebih mendongkrak lagi kunjungan wisatawan di NTB,” kata Muhammad Amin saat membuka acara sosialisasi dan tour ‘Tambora Menyapa Dunia’ di Mataram.

Amin mengatakan, sosialisasi dan tour “Tambora Menyapa Dunia” menghadirkan 55 pengusaha travel dari berbagai negara yang difasilitasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB untuk mempromosikan potensi pariwisata dalam rangka memajukan industri pariwisata daerah.

“Tentu kami akan menjual keindahan alam di NTB, termasuk seni tradisional, kerajinan-kerajinan, dengan harapan momentum event ini bisa mendongkrak kunjungan wisatawan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan event yang sangat bagus untuk meningkatkan daya saing daerah. Di mana sosialisasi ini juga ditujukan untuk menyebar luaskan program “Tambora Menyapa Dunia 2015”, sekaligus memperingati 200 tahun meletusnya Gunung Tambora yang berada di Kabupaten Dompu yang merupakan salah satu dari dua gunung yang menjadi destinasi pariwisata NTB selain Gunung Rinjani.

Tahun depan, tepatnya 11 April 2015 akan menjadi awal dari acara puncak dari “Tambora Menyapa Dunia”.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB M Nasir mengatakan, ada empat yang menjadi daya tarik pariwisata NTB, yakni wisata kuliner, keindahan alam, budaya dan cinderamata. Dengan segala potensi yang dimiliki ini diharapkan ke depan jumlah kunjungan wisatawan akan terus meningkat.

“Kami mengharapkan target wisatawan mancanegara yang mengunjungi NTB 45 persen dan sisanya kita akan mendorong wisatawan nusantara lebih banyak lagi untuk meningkatkan perekonomian NTB,” katanya.

Nasir mengatakan, selain dilengkapi infrastruktur jalan yang memadai, NTB sebagai salah satu pintu gerbang pariwisata nasional, juga ke depan akan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di bidang pariwisata dengan mendirikan Sekolah Teknik Pariwisata.

Sebanyak 55 pengusaha travel dari dalam negeri dan luar negeri mengikuti sosialisasi dan tour “Tambora Menyapa Dunia” tahun 2015 di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Selain sosialisasi, para peserta yang hadir juga akan mengikuti tour dengan mendaki ke Gunung Tambora. Selama di lokasi, para buyer (para pembeli) akan diperkenalkan potensi Gunung Tambora, dan beberapa objek-objek wisata di Kabupaten Dompu dan Bima. (L/P010/R05)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0