Cari Dua Tahanan yang Lolos, Israel Lakukan Penggerebekan Besar-Besaran

Ramallah, MINA – Pasukan pendudukan Israel dalam mencari dua tahanan yang lolos dari penjara Gilboa, melakukan aksi pengerebekan besar-besaran terhadap sejumlah rumah warga di Tepi Barat yang diduduki, pada Selasa pagi (14/9).

Di dekat Masjid Ibrahimi Hebron, aksi pengerebekan berhadapan dengan warga. Puluhan warga Palestina dan siswa sekolah jatuh lemas karena terkena tembakan gas. Quds Press melaporkan.

Bentrokan juga meletus di pos pemeriksaan militer Abu al-Rish, yang terletak di pintu masuk selatan ke Kota Tua. Puluhan anak sekolah dan warga sipil lemas akibat menghirup gas.

Pasukan pendudukan mendirikan pos pemeriksaan militer di beberapa lingkungan di kota Hebron, dan di pintu masuk ke kota Sa’ir dan Halhul. Pasukan menghentikan dan menggeledah kendaraan dan memeriksa kartu warga, yang menghalangi jalan mereka.

Di tempat lain, pasukan pendudukan menangkap Hijazi Ali Al-Jada’ Al-Qawasmeh, dan menggerebek tokonya di kota Al-Eizariya, tenggara Yerusalem, dan merusak isinya.

Pendudukan juga menangkap beberapa pemuda setelah menggeledah rumah mereka di Dura, Deir Samet, Kreisa, Beit al-Rush al-Fawqa dan Deir al-Asal, yang terletak di barat daya Hebron.

Pendudukan juga menangkap Ismail Abdullah Al-Arouj di Bethlehem, selatan Tepi Barat).

Di Salfit, pasukan pendudukan menahan tiga pemuda dari kota Kifl Haris, sebelum melepaskannya, setelah beberapa jam.

Di Tubas, sejumlah siswa sekolah menengah Tayasir sesak nafas akibat menghirup gas air mata saat pasukan pendudukan Israel menyerbu desa di utara Tubas.

Menurut sumber lokal, pasukan pendudukan yang menyerbu desa, menembakkan tabung gas air mata langsung ke sekolah menengah yang terletak di sebelah timur kota.

Di Al-Bireh pasukan pendudukan menghancurkan isi beberapa rumah warga dan merampas sejumlah besar uang.

Di desa Kafr Ein, di utara Ramallah, pasukan menangkap pemuda setelah menggerebek rumah keluarganya. (T/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)