Cegah COVID-19 Tim Medis Jama’ah Muslimin Adakan Sosialisasi

Sosialisasi pencegahan COVID-19 oleh Tim Medis Jama'ah Muslimin (Hizbullah) di Cileungsi, Kab. Bogor, Jawa Barat, Selasa malam, 18 Maret 2020. (Foto: Wahyu Kurnia)

Kabupaten Bogor, MINA – Dalam rangka mencegah penyebaran virus corona (COVID-19), Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Pusat mengadakan sosialisasi pencegahan.

Tim Medis Jama’ah Muslimin (Hizbullah) yang melakukan sosialisasi terdiri dari dr. M. Shiddiq Al Hanif, dr. Djoko Wiyono dan lainnya di Aula H. Muhyiddin Hamidy, Cileungsi, Kab. Bogor, Selasa malam (17/3).

Di hadapan Imaamul Muslimin Yakhsyallah Mansur dan jajarannya, Shiddiq menjelaskan, sosialisasi terdorong karena semakin meningkatnya jumlah kasus COVID-19 di Indonesia dan secara khusus di wilayah Jabodetabek, juga wujud tanggung jawab moril dan amanah keilmuan yang dititipkan Allah kepadanya dan tim sebagai tenaga kesehatan di Jama’ah Muslimin.

Terkait wabah penyakit, ia megutip Hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengenai wabah penyakit, “Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Namun, jika suatu wabah menjangkiti suatu negeri dan kalian sedang berada di dalamnya, maka jangan tinggalkan tempat itu.”

Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia semakin meningkat. Sejak 21 Januari 2020 hingga Selasa malam telah terkonfirmasi 172 kasus COVID-19 dengan lima kematian atau 3 persen,

“Angka 3 persen ini jangan dianggap remeh,“ kata Shiddiq. “Dan besar kemungkinan akan semakin bertambah.”

Menurutnya, sangat mudahnya COVID-19 menyebar di lingkungan, tidak saja memiliki potensi bahaya wabah mengakibatkan kematian, tetapi juga potensi dampak lingkungan, ekonomi, politis dan keamanan bagi Jama’ah Muslimin.

Melihat sebagian besar negara-negara di dunia, termasuk negara-negara muslim, sebagai contoh Arab Saudi yang menghentikan sementara kegiatan umrah guna mempersempit kemungkinan penyebaran wabah ini, berpotensi merugikan seluruh umat Islam di dunia. (L/RS5/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)