China Serukan Pembicaraan Damai Krisis Venezuela

Beijing, MINA – Kementerian Luar Negeri China pada Sabtu (9/2), mendesak pembicaraan damai untuk mengatasi krisis Venezuela dan menyuarakan dukungannya bagi upaya masyarakat internasional untuk mencapai tujuan tersebut.

“China percaya urusan Venezuela harus diselesaikan oleh rakyat Venezuela di bawah kerangka konstitusi dan hukum, serta lewat dialog damai dan cara-cara politik,” kata Juru bicara Kementerian Hua Chunying dalam¬† pernyataannya. Demikian dilaporkan Anadolu Ahad (10/2), dikutip MINA.

Dia juga menekankan pentingnya kelompok internasional dipimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dibentuk Kamis dan meminta para pihak untuk memainkan peran konstruktif.

Venezuela diguncang aksi protes sejak 10 Januari, ketika Presiden Nicolas Maduro dilantik untuk masa jabatan kedua setelah pemungutan suara yang diboikot oleh oposisi.

Ketegangan meningkat ketika pemimpin oposisi Juan Guaido menyatakan diri sebagai presiden pada 23 Januari, langkah yang didukung oleh AS juga sejumlah negara Eropa dan Amerika Latin.

Rusia, Cina, Iran, Bolivia, dan Meksiko lebih mengutamakan Maduro, seperti halnya Turki.

Dua puluh negara anggota Uni Eropa termasuk Spanyol, Jerman, Prancis dan Inggris mengakui Guaido, serta meningkatkan tekanan pada Maduro. (T/R03/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)