Corona Jakarta: Kasus Positif Bertambah 129 Orang

Jakarta, MINA – Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Fify Mulyani memaparkan, terdapat penambahan jumlah kasus positif sebanyak 129 kasus, sehingga jumlah kumulatif kasus positif di wilayah DKI Jakarta sebanyak 8.552 kasus.

Dari jumlah tersebut, 3.664 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 555 orang meninggal dunia.

“Sampai dengan hari ini kami laporkan, 1.446 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.887 orang melakukan self isolation di rumah,” kata Fify dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (11/6).

Sedangkan, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 18.993 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.011 orang.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit COVID-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu dan RSUD Duren Sawit sejak 9 April 2020 dan membangun jejaring dengan 41 laboratorium pemeriksa COVID-19.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta akan menambahkan kapasitas laboratorium satelit swab COVID-19 dengan menggunakan kontainer yang merupakan kolaborasi dengan Jakarta Propertindo (Jakpro) Group, sebagai salah satu BUMD sektor properti milik Pemprov DKI Jakarta.

Secara kumulatif, pemeriksaan PCR telah dilakukan di DKI Jakarta, sampai dengan 10 Juni 2020 sebanyak 189.552 sampel. Pada 10 Juni 2020, dilakukan tes PCR pada 4.065 orang, 3.372 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 129 positif dan 3.243 negatif.

Total sebanyak 173.558 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif COVID-19 sebesar 4 persen, dengan rincian 6.432 orang dinyatakan reaktif COVID-19 dan 167.126 orang dinyatakan non-reaktif.

Untuk kasus positif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR dan apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

“Bagi masyarakat, kami imbau untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak antarorang minimal 1,5 – 2 meter,” katanya. (L/R2/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)