COVID-19 Sudan Per 21 Mei, Kasus Baru 410, Total 3138 Orang

(Foto: Alex McBride / AFP)

Khartoum, MINA –  Pasca penyebaran Covid-19 masuk di 18 provinsi secara Nasional di Sudan, pada Kamis (21/5) pagi Kementerian Kesehatan Sudan mengumumkan pertambahan kasus 410 orang terpapar dari hasil swab test pada tanggal 18-20 Mei 2020.

Angka itu cukup mengkhawatirkan, terutama untuk Provinsi Khartoum yang menyumbang hampir 80% dari data secara nasional, dengan penambahan hari ini sebanyak 345 orang.

Sementara itu hingga kamis pagi, dinyatakan positif COVID-19 secara nasional menjadi 3.138  orang yang dinyatakan positif COVID-19 di 18 provinsi di Seluruh Sudan.

Sementara itu, korban yang meninggal sebanyak 121 orang dan sembuh 309 orang. Pengumuman tersebut disampaikan melalui press release Data Center Penanganan Covid-19 di ibu kota Khartoum.

Jumlah terbanyak yang dinyatakan positif sudah masuk di 7 provinsi, terutama  di ibu kota Khartoum, dan kota Gezira, Kordofan Utara, Qadarif, Sennar, Darfur Selatan, dan Kassala.

Khartoum mencatat penambahan kasus baru positif sebanyak 345 orang, dari jumlah keseluruhan 2.553 orang, sedangkan yang dinyatakan sembuh per hari Kamis di provinsi Khartoum 14 Orang.

Kementerian Kesehatan telah menetapkan beberapa tempat rumah sakit rujukan dan karantina penanganan Covid-19 di berbagai provinsi, terutama di Provinsi Khartoum, seperti Rumah Sakit IGD Jabro, Rumah Sakit Universal Sudan, dan beberapa tempat swab test Covid-19 yang tersebar di berbagai provinsi.

Setiap hari ratusan orang mengikuti tes tersebut. Di antaranya di Laboratorium Nasional Kesehatan Masyarakat (ISTAK) & Laboratorium Kesehatan Rumah Sakit Tentara (Khartoum), Laboratorium Institut Nile Biru (Provinsi Nile Biru), dan Laboratorium Pusat Kesehatan Provinsi Laut Merah.

Selain itu Pemerintah Sudan melalui Komite Tinggi Gawat Darurat Kesehatan, memutuskan memperpanjang dan memperketat prosedur lockdown secara nasional yang kedua kalinya, khususnya untuk Provinsi Khartoum, termasuk memperpanjang penutupan bandara hingga akhir bulan Mei ini. (L/B02/RI-1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)