
ilustrasi gerhana bulan
Batam, 15 Jumadil Akhir 1436/4 April, 2015 (MINA) – Da’i muda Batam, Ustadz Abu Umniyyah dalam khutbah shalat gerhana bulan Sabtu malam mengingatkan, kaum Muslimin agar semakin merapatkan shaf serta mewaspadai upaya-upaya Zionis memecah belah umat.
“Rapatkan ukhuwwah satukan arah aqidah, jangan mudah terbawa isu yang dapat memecah belah umat,” ujarnya di Masjid Al-Ihyaaussunnah Kompleks Pondok Pesantren Al-Fatah Kp.Tembesi Kibing, Batuaji, Batam.
Menurutnya, konflik di beberapa negeri Muslim Timur Tengah saat ini, bermuara untuk memuluskan jalan bagi Zionis Israel. Termasuk konflik terkini yang terjadi di Yaman, ada misi perebutan energi, untuk kepentingan Israel, ujarnya.
Ia menambahkan, adanya konflik semestinya justru memberikan kesadaran akan arti pentingnya persatuan dan kesatuan umat Muslim. Sehingga timbul kembali harapan kejayaan itu, seperti kembali munculnya sinar bulan setelah gerhana.
Baca Juga: Tiba di Myanmar, Tim Misi Kemanusiaan dari Indonesia Langsung Bekerja
Di tempat lain, Ustadz Muflihuddin,Lc dalam khutbah shalat gerhana menyampaikan pentingnya menjalin ikatan silaturrahim sesama kaum Muslimin dengan hati yang bersih.
“Kita harus introspeksi, membersihkan jiwa, dengan qalbun salim, dan menggapai khusnul khatimah,” ujarnya di hadapan ribuan jamaah dan santri di Masjid At-Taqwa Kompleks Pondok Pesantren Al-Fatah Al-Muhajirun, Negararatu, Natar, Lampung Selatan.
Beberapa tempat melaporkan, shalat gerhana bulan juga dilaksanakan Masjid Niyabah Kembayan, Kalimantan Barat, dengan imam dan khatib Ustadz Riyanto, di Riyasah Makasar, Sulawesi dengan imam dan khatib KH Adzra’i Abdusy Syukur, serta tempat lainnya. (L/yas/adz/K08/P4).
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)
Baca Juga: Indonesia Kirim 120 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Myanmar
activate javascript
activate javascript
Baca Juga: Cuaca Jakarta Kamis Ini Berawan Tebal dan Hujan Ringan