Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dampak Perang Gaza, Warga Israel Alami Depresi dan Kesulitan Ekonomi

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Selasa, 27 Januari 2026 - 23:43 WIB

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:43 WIB

19 Views

Ilusrasi: demonstran yang menuntut kesepakatan sandera dan gencatan senjata memblokir Jalan Raya Begin di Yerusalem pada 17 Agustus 2025. (Charlie Summers/Times of Israel)

Tel Aviv, MINA – Dampak sosial dan ekonomi akibat perang di Gaza semakin terasa di dalam Israel. Laporan berbahasa Ibrani menunjukkan peningkatan masalah kesehatan mental, bertambahnya jumlah penyandang disabilitas, serta perubahan tren demografi, termasuk menurunnya angka pernikahan dan semakin sedikit warga Israel yang kembali setelah bermigrasi ke luar negeri.

Hal tersebut terungkap dalam laporan Face of Society yang diterbitkan pada Senin (26/1) oleh israel/">Biro Pusat Statistik Israel. Laporan itu menyebutkan bahwa masyarakat Israel menghadapi tekanan yang kian berat dua tahun setelah pecahnya perang, terutama di kalangan keluarga tentara cadangan.

Menurut laporan tersebut, sebanyak 34,1 persen pasangan tentara cadangan mengaku mengalami kesulitan keuangan setelah pasangan mereka menjalani dinas militer. Selain itu, 52 persen responden menyatakan terjadi perubahan negatif pada kesehatan mental anak-anak mereka, sementara 35,2 persen keluarga dengan anak melaporkan mengalami tekanan ekonomi setelah masa dinas cadangan.

Laporan itu juga mencatat peningkatan signifikan jumlah warga yang mengalami depresi, dari 25,5 persen pada 2023 menjadi 33,9 persen pada 2024.

Baca Juga: UN Women: Perempuan Gaza Hadapi Tragedi Kemanusiaan Terburuk Dunia

Kenaikan tertinggi terjadi di wilayah yang dekat dengan zona konflik. Di permukiman yang berjarak hingga 15 kilometer dari perbatasan Lebanon, persentase penduduk yang melaporkan depresi meningkat dari 24,8 persen menjadi 36,5 persen. Sementara di permukiman dekat perbatasan Gaza, angka tersebut naik dari 25,3 persen menjadi 29,2 persen.

Sumber-sumber berbahasa Ibrani menyebutkan bahwa dampak sosial perang juga berkaitan dengan melemahnya rasa aman pribadi, meningkatnya tekanan psikologis, serta bertambahnya beban terhadap kehidupan keluarga dan sosial di seluruh Israel.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Israel Klaim Pembunuhan Khamenei Sesuai Hukum Internasional

Rekomendasi untuk Anda