Dampak Perang, Perekonomian Israel Jatuh

Tel Aviv, MINA – Kepala Departemen Anggaran di Kementerian Keuangan Israel, Yogav Gardos, pada hari Rabu (1/11) mengatakan, dampak perang dalam tiga pekan ini, mengakibatkan pertumbuhan perekonomian negaranya jatuh dan melambat.

“Pertumbuhan di Israel akan melambat secara signifikan pada tahun 2023,” ujarnya, seperti dilaporkan Haaretz.

Laporan Haaretz mengatakan, kerugian yang ditimbulkan akibat pertempuran sangat besar dibandingkan dengan putaran-putaran sebelumnya.

“Masalah ini akan berlanjut untuk waktu yang lama, dan kita juga tidak ingin terkena dampak finansial. Jika kita melakukannya benar, ini tidak akan terjadi,” ujar Gardos.

Dia menyerukan agar aktivitas komersial tetap berjalan senormal mungkin.

“Masyarakat mempunyai peran dalam memitigasi dampak ekonomi, dan sebagian besar perusahaan dapat melanjutkan produksi dan konsumsi,” lanjutnya.

Namun faktanya, 37% bisnis komersial di Israel beroperasi pada tingkat yang sangat rendah, dengan hanya 20% karyawan mereka yang bekerja.

Menurut data juga disebutkan, 24% bisnis mempekerjakan lebih dari 81% pekerja. (T/RS2/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)

Ikuti saluran WhatsApp Kantor Berita MINA untuk dapatkan berita terbaru seputar Palestina dan dunia Islam. Klik disini.