Danai Persenjataan Israel, Barclays Bank Diboikot Hingga Tutup 214 Cabang

Inggris, MINA – Aktivis di Inggris beberapa pekan lalu menyerukan boikot terhadap Barclays Bank menyusul laporan tentang keterlibatannya dalam membantu mendanai persenjataan militer Israel untuk membombardir warga Palestina di Gaza.

Kampanye tersebut menyebabkan bank Barclays mengalami kerugian besar, sehingga mengumumkan akan menutup setidaknya 214 cabangnya tahun 2023 dan 2024.

Karena serangan kekerasan yang sedang berlangsung oleh militer pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina memerlukan dukungan dan pendanaan eksternal, pemerintah dan dunia usaha di Inggris telah menunjukkan dukungan penuh terhadap genosida Israel, seperti dikutip Jaringan Berita Al-Quds (QNN) Senin (4/12).

Investasi berkelanjutan Barclays Bank pada produsen senjata Israel menimbulkan kritik dan pertentangan di tengah perang Israel yang sedang berlangsung melawan Jalur Gaza, Palestina. Protes tersebut, serta faktor lainnya, menyebabkan bank tersebut menutup puluhan cabangnya.

“Serangan Israel terhadap Gaza mengakibatkan lebih dari 16.000 korban dan lebih dari 35.000 luka-luka. Sementara 77% penduduk di wilayah tersebut menjadi tuna wisma,” kata pernyataan media tersebut.

Kampanye Solidaritas Palestina telah mengungkap bahwa Barclays Bank memiliki saham melebihi £1 miliar atau 16,79 triliun rupiah memberikan pinjaman dan penjaminan melebihi £3 miliar atau 50,38 triliun rupiah kepada 9 perusahaan yang memproduksi senjata, komponen, dan teknologi militernya telah digunakan oleh pasukan pendudukan Israel terhadap warga Palestina terutama di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

“Dengan menawarkan investasi dan layanan keuangan kepada produsen senjata Israel, Barclays secara aktif memfasilitasi pasokan senjata dan teknologi untuk penindasan militer Israel terhadap warga Palestina,” kata media tersebut.

Sebagai konsekuensi dari perang yang sedang berlangsung melawan Gaza yang telah dilakukan Israel selama 54 hari, protes telah terjadi di berbagai lokasi di seluruh Inggris yang menuntut Barclays Bank untuk mengakhiri investasinya di pabrik senjata Israel. (T/R5/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)