Dari Santri Indonesia untuk Palestina Tercinta

Oleh: Kareem Benzema, Rumah Qur’an Al-Balad, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat

adalah negara yang saat ini masih dijajah oleh Zionis Israel. Israel menduduki tanah rakyat Palestina sejak tahun 1948 M. Mereka mengusir rakyat Palestina dari kampung halamannya, merampas kebunnya dan mengambil hasil tanamannya.

Sementara rakyat Palestina yang masih tinggal di negaranya, Zionis Israel membunuh, menyiksa dan memenjarakan mereka. Sementara rakyat yang di Gaza, mereka diserang dengan bom dan rudal yang mematikan dan menghancurkan rumah-rumah, masjid, dan sekolah mereka.

Serangan yang terakhir ini, Zionis mengebom Gaza sejak tanggal 7 Oktober 2023 lalu. Hingga saat ini, serangan masih berlangsung. Sudah lebih dari 10 ribu orang Gaza yang gugur. Sementara puluhan ribu lainnya mengalami luka-luka. Korbannya kebanyakan adalah anak-anak, para ibu, dan orang yang lanjut usia.

Melihat keadaan mereka saat ini, rakyat Palestina perlu pertolongan. Mereka perlu obat-obatan, makanan, pakaian dan lainnya untuk dapat membantu mereka bertahan hidup di Gaza.

Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk membantu mereka?

Semua rakyat Indonesia bisa memberi bantuan kepada rakyat Palestina, termasuk saya dan santri lainnya sangat ingin memberi bantuan kepada mereka.

Dalam Al-Qur’an Surah Al-Maidah ayat kedua, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada umat Islam untuk menolong saudaranya yang sedang menderita:

وَتَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْبِرِّ وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا۟ عَلَى ٱلْإِثْمِ وَٱلْعُدْوَٰنِ

“…,Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran…”

Peran Santri Indonesia

Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya Muslim, Banyak anak-anak yang belajar di pondok pesantren. Mereka disebut santri. Saya sendiri termasuk santri yang sedang belajar di Rumah Qur’an Al-Balad, Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.

Menurut saya, santri memiliki keunggulan dan keahlian yang bisa dilakukan untuk membela perjuangan bangsa Palestina, antara lain:

  1. Keunggulan ilmu

Keunggulan utama santri adalah memiliki ilmu. Dengan ilmunya, mereka bisa berceramah, menyampaikan khutbah, memberi tausiyah kepada masyarakat tentang perjuangan rakyat Palestina.

Dengan ilmunya, para santri bisa menulis berita dan artikel di media massa dan media sosial tentang keadaan yang terjadi di Palestina.

Santri juga bisa memberitahukan kepada masyarakat, khususnya umat Islam tentang berita-berita yang benar. Jangan sampai masyarakat percaya pada berita hoaks yang dibuat Israel.

Banyak santri yang menguasai teknologi komunikasi. Maka, mereka bisa membuat kacau sistem komunikasi Israel sehingga kesulitan menyerang Palestina.

  1. Keunggulan doa

Santri doanya dikabulkan oleh Allah karena mereka adalah orang-orang yang belajar mengkaji ilmu, khususnya ilmu agama. Selain itu, santri jarang melakukan perbuatan maksiat, sehingga Allah menyukainya dan doanya dikabulkan.

Para santri bisa berdoa untuk bangsa Palestina setiap selesai shalat fardhu, tahajjud, dan shalat sunnah lainnya.

Selain itu, santri adalah orang yang belajar dan menghafal Al-Qur’an. Nabi Muhammad Salallahu alaihi Wasallam bersabda:

إِنَّ لِلَّهِ أَهْلِينَ مِنَ النَّاسِ قَالُوا : مَنْ هُمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ : أَهْلُ الْقُرْآنِ هُمْ أَهْلُ اللَّهِ وَخَاصَّتُهُ

“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia.” Para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan hamba pilihan-Nya.” (HR. Ahmad).

Maka jika seseorang menjadi keluarga Allah, sangat mungkin doanya akan terkabul.

  1. Menyumbang uang untuk Palestina

Santri terbiasa hidup hemat, karena sejak remaja dia sudah belajar hidup mandiri, terpisah dari orang tua. Dengan sifat hemat itu, santri bisa mengatur keuangan, sehingga bisa membantu orang lain, termasuk menyumbang untuk rakyat Palestina.

Santri bisa menyisihkan uang jajan atau tabungannya untuk disedekahkan di jalan Allah, yaitu membantu perjuangan rakyat Palestina.

  1. Santri juga dapat menjadi calon-calon pejuang, sebagaimana para pejuang Palestina. Orang-orang yang menjadi pejuang di Palestina, mereka adalah para penghafal Al-Qur’an.

Dalam sejarah, para santri dulu pernah berjuang melawan penjajah Belanda untuk memperoleh kemerdekaan bangsa Indonesia.

Semangat para santri sangat kuat. Mereka tidak mudah menyerah, tidak putus asa dan selalu berdoa, bertawakal kepada Allah.

Santri terbiasa taat kepada kiyainya. Mereka patuh menjalankan tugas dari kiyai. Maka itu, mereka kalau berjuang akan berhasil karena bisa taat kepada pemimpinnya.

Semoga kami para santri bisa melakukan usaha yang terbaik dalam membantu perjuangan rakyat Palestina. Allahu Akbar. Al-Aqsa Haqquna. (A/P2?RS3)

Mi’raj News Agency (MINA)