Datangi MA, GNPF MUI Sampaikan Dua Harapan

Ratusan ribu umat Islam memadati kawasan Masjid Istiqlal. (Foto: Rendy/MINA)

Jakarta, 8 Sya’ban 1438/5 Mei 2017 (MINA) – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) hari ini, Jum’at (5/5), mendatangi Mahkamah Agung di Jalan Medan Merdeka Utara untuk menyampaikan dua harapan terkait kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Sebanyak 12 delegasi dari GNPF MUI yang dipimpin oleh Prof Dr. Didin Hafiduddin, diterima oleh perwakilan dari Mahkamah Agung, di antaranya Ketua Muda Pengawasan Sunarto, Panitera; Made Rawa Aryawan, SH.M.Hum, Panitera Muda Pidana; Suharto SH. MH., Sekretaris MA; Pujo Harsono SH.MH, dan Kabiro Humas MA; Ridwan Mansyur.

“Kita telah sampaikan dua poin harapan kita semua kepada Mahkamah Agung. Yang pertama kami meminta Majelis Hakim untuk bersikap independen. Kedua kami meminta Majelis Hakim untuk mempelajari vonis hukuman terhadap penista agama. Alhamdulillah, jawaban yang mereka berikan cukup positif,” kata Didin Hafiduddin yang diikuti pekikkan takbir dari massa yang hadir.

Didin menegaskan bahwa keadilan bukanlah milik etnis tertentu, melain milik setiap warga negara.

“Kami selaku perwakilan GNPF yang datang dari seluruh daerah Indonesia menuntut keadilan harus dijunjung tinggi, karena kehancuran suatu bangsa diawali dengan munculnya ketidakadilan yang berada di bangsa tersebut. Kami juga warga Indonesia yang taat hukum itu semua sudah terjadi di aksi-aksi sebelum dengan keadaan kondusif dan damai dalam menyampaikan aspirasi,” paparnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan MA, Made Rawa Aryawan SH. M.Hum, menyambut baik kedatang dari perwakilan massa. Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh perwakilan massa akan dicatat dan dilaporkan kepada Ketua MA.

“Kami atas nama Ketua MA menerima perwakilan massa karena sudah ditunjuk oleh Ketua MA. Kami akan dicatat dan laporkan kepada Ketua MA terkait aspirasi masyarakat. Kita berharap masyarakat semua bisa menjaga situasi dengan kondusif dan damai,” ujarnya.

Ikut mendampingi Prof Didin Hafiduddin antara lain, Dr. Kapitra Ampera, Nasrulloh Nasution SH. MKn, KH. Shobri Lubis, Ahmad Doli Kurnia,S. Si, MT, DR. Ahmad Luthfi Fathullah MA, Muhammad Luthfie Hakim SH. MH, Heri Aryanto SH MH, KH. Nazar Haris MBA, Ustadz Bobby Herwibowo Lc. (L/R06/R01)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)