DD Resmikan Masjid Panggung Cordofa

Jakarta, MINA – Inisiator, Pendiri, dan Pembina Dompet Dhuafa (DD), Parni Hadi meresmikan berdirinya Masjid Panggung Cordofa pada Jumat (08/11) di Jakarta.

Parni mengatakan, Tepat sebelum shalat jumat, pemotongan pita dan penandatanganan plakat menandai peresmian masjid yang seratus persen terbuat dari kayu tersebut, demikian rilis Dompet Dhuafa.

Bangunan Masjid berdiri diatas lahan seluas 368 m2, ruang utama berukuran 8×16 m dan balkon ukuran2x4, Masjid Panggung Cordofa mampu menampung hingga 200 jamaah.

Masjid tersebut juga mengadopsi arsitektur ramah lingkungan, menggunakan tiga jenis kayu, yaitu kayu meranti, kayu puspa, dan kayu durian, serta dengan memasang 38 jendela.

Hal tersebut difungsikan untuk menghemat daya listrik, dengan memanfaatkan sirkulasi udara dan cahaya alami dari luar.

“Selain itu, Masjid Panggung Cordofa juga didesain menjadi bangunan yang ramah terhadap gempa,” tambahnya.

Ia menjelaskan, selain menjadi tempat ibadah, dibangunnya Masjid Panggung Cordofa dengan model panggung mengandung filosofi tersendiri.

Menghargai alam dan melestarikan kearifan lokal salah satu nilai yang terkandung dibalik kemegahan bangunan tersebut.

“Sudah menjadi budaya turun menurun, kalau rumah di Indonesia itu menggunakan model panggung, kita lestarikan budaya bangsa melalui masjid ini. Kita juga ingin memberikan pembelajaran membuat kelestarian lingkungan, agar masyarakat tidak menebang pohon sembarangan,” terang Parni.

“Masjid Panggung Cordofa yang dibangun oleh DD memiliki fungsi sebagai tempat ibadah, sehingga insan Dompet Dhuafa maupun masyarakat sekitar dapat merasakan kenyamanan sebagai tempat Ibadah. Masjid Panggung Cordofa sebagai Center of Excellent bukan hanya pembinaan dan peningkatan spritual namun juga dapat menambah wawasan khazanah keislaman. Sehingga kita siapkan kajian-kajian keisalaman baik fiqh, tauhid maupun sufi,” terang Ahmad Sonhaji, Direktur Budaya, Dakwah dan Layanan Masyarakat (DLM) Dompet Dhuafa.

Dompet Dhuafa adalah lembaga Filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum Dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welasasih) dan wirausaha sosial. (R/Gun/RS1)

Mi’raj News Agency (MINA)