Delapan Senator AS Minta Pemerintah Bantu Palestina Hadapi Covid-19

Senator AS (foto: istimewa,)

Washington, MINA – Delapan Senator Amerika Serikat meminta pemerintahnya membantu rakyat Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza untuk mengatasi pandemi virus corona atau Covid-19.

Dalam sebuah surat kepada Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo,  para Senator tersebut mengatakan, Presiden Donald Trump baru-baru ini menawarkan bantuan kepada negara-negara lain, termasuk Korea Utara dan Iran dalam rangka mengatasi pandemi global virus corona.

“Dasar menyediakan bantuan kemanusiaan kepada negara-negara ini adalah dalam menghadapi situasi darurat dan tentu juga dialami Palestina,” kata para senator dalam sebuah surat seperti dikutip dari Pusat Informasi Palestina (Palinfo), Senin (30/3).

“Kami menyerukan pemerintah untuk mengambil semua langkah yang wajar untuk memasok obat-obatan, peralatan medis dan semua yang diperlukan dalam rangka mencegah bencana kemanusiaan ke Tepi Barat dan Gaza,” tambah pernyataan itu.

Wabah corona akan mengancam kesehatan warga Palestina, terutama Jalur Gaza, sebagai salah satu daerah yang paling padat penduduk dan sudah diblokade Israel sejak tahun 2007.

Para senator juga mengatakan  sangat prihatin dengan keputusan Pemerintah AS yang memotong bantuannya ke Palestina sejak Januari 2018, khususnya bantuan yang diberikan kepada Badan Pekerjaan dan Pemulihan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) yang selama ini membantu kebutuhan dasar bagi jutaan warga Palestina di Tepi Barat, Jalur Gaza dan negara-negara tetangga.

Pandemi Covid-19 menciptakan ancaman kesehatan, diplomatik dan ekonomi dan karena penyebarannya mengkhawatirkan keamanan nasional Amerika Serikat.

“Demi kepentingan rakyat Palestina dan sekutu AS  yaitu Israel, kami khawatir tentang kegagalan pemerintah dalam mengambil langkah-langkah yang wajar untuk membantu dan mengatasi keadaan darurat kesehatan masyarakat di wilayah ini” kata pernyataan itu.

Delapan Senator yang menandatangani surat tersebut adalah Elizabeth Warren, Walkeris, Van Holland, Patrick Leahy, Tom Odal, dan Thomas R. Carper, Bernard Sanders, dan Jeffrey A. Merkeley dan Sherrod Brown. (T/RE1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)