Jeddah, MINA – Delegasi pejabat tinggi Hamas Palestina melakukan kunjungan bersejarah ke Arab Saudi karena kedua belah pihak berusaha untuk menghidupkan kembali hubungan.
Media Palestina melaporkan bahwa delegasi tersebut, termasuk kepala politbiro Hamas Ismail Haniyeh, kepala diaspora di luar negeri Khaled Mashal, dan pejabat Mousa Abu Marzook dan Khalil al-Hayya, tiba di Jeddah, Saudi pada Senin malam (17/4/2023). Press TV melaporkan.
Mengutip seorang sumber, laporan itu mengatakan, delegasi akan menunaikan ibadah umrah di hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan.
Hubungan antara Riyadh dan Hamas memburuk pada 2007, menyusul kemenangan kelompok perlawanan itu dalam pemilihan legislatif Palestina dan bentrokan dengan partai politik Fatah di Jalur Gaza. Mashal adalah pejabat tinggi Hamas terakhir yang mengunjungi Arab Saudi pada 2015.
Baca Juga: Dua Tentara Zionis Israel Tewas di Gaza, Salah Satunya dari Komunitas Druze
Pada 2019, Arab Saudi menangkap puluhan anggota Hamas, mengklaim bahwa mereka mengancam kekuasaan Kerajaan.
Para pemimpin Hamas dalam beberapa bulan terakhir mengirim pesan mengenai peningkatan hubungan dengan Arab Saudi. Pada gilirannya, Kerajaan telah membebaskan banyak tahanan Hamas, termasuk anggota senior Mohammad Al-Khudari.
Menyusul pembebasan dua warga Palestina yang terkait dengan Hamas pada Februari lalu, kelompok yang berbasis di Gaza itu mengungkapkan harapan bahwa perkembangan itu akan menjadi “awal untuk membuka halaman baru dengan saudara-saudara di Arab Saudi.” (T/RI-1/P1)
Baca Juga: Israel Lancarkan Serangan ke Beirut Beberapa Jam Sebelum Gencatan Senjata
Mi’raj News Agency (MINA)