Delegasi Sudan di UEA Temui Pejabat Emirat dan AS

Khartoum, MINA – Delegasi tingkat tinggi yang dipimpin oleh kepala dewan yang berkuasa di Sudan berada di Uni Emirat Arab pada Senin (21/9) untuk pembicaraan terpisah dengan pejabat Emirat dan AS.

Kantor berita nasional Sudan SUNA melaporkan, pertemuan juga termasuk diskusi tentang penghapusan Sudan sebagai negara “mensponsori terorisme” dari daftar AS.

Sehari sebelumnya SUNA melaporkan, Jenderal Abdel-Fattah al-Burhan, Kepala Dewan Kedaulatan yang bertanggung jawab setelah penggulingan Presiden Omar al-Bashir tahun lalu, akan mengadakan pembicaraan dengan kepemimpinan UEA tentang “semua masalah regional yang terkait dengan Sudan.”

Dikatakan bahwa Menteri Kehakiman Sudan Naser-Eddin Abdelbari akan bertemu dengan pejabat AS di Abu Dhabi untuk membahas “penghapusan (nama) Sudan dari daftar negara yang mensponsori terorisme, mendukung masa transisi, dan menghapus utang Amerika di Sudan.”

Namun, situs web Axios melaporkan bahwa pejabat AS, Emirat dan Sudan akan mengadakan pertemuan “yang menentukan” di Abu Dhabi pada Senin “tentang kemungkinan perjanjian normalisasi antara Sudan dan Israel”, mirip dengan kesepakatan yang ditengahi AS yang dibuat oleh UEA dan Bahrain dalam beberapa pekan terakhir.

Mengutip sumber anonim, Axios mengatakan, pemerintah transisi Sudan – selain penghapusan terorisme – meminta “lebih dari $ 3 miliar dalam bantuan kemanusiaan dan bantuan anggaran langsung” sebagai imbalan atas kesepakatan dengan Israel.

Sudan juga meminta “komitmen” AS dan UEA untuk memberikan bantuan ekonomi kepada Sudan selama tiga tahun ke depan, demikian Axios melaporkan, Ahad (20/9).

Seorang sumber mengkonfirmasi kepada Al Jazeera tentang kedatangan mantan direktur intelijen Sudan Salah Gosh ke Abu Dhabi pada hari Senin. Dia didampingi oleh kepala intelijen Mesir Abbas Kamel. (T/RI-1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)