Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

DEWAN MASJID PERLU DIRIKAN LEMBAGA ZAKAT

kurnia - Kamis, 8 Oktober 2015 - 19:03 WIB

Kamis, 8 Oktober 2015 - 19:03 WIB

602 Views ㅤ

Iwan-Agustiawan-Fuad-300x215 surau pos

Iwan Agustiawan Fuad (Foto: Surau Pos)

Jakarta, 24 Dzulhijjah 1436/8 Oktober 2015 (MINA) – Potensi masjid di Indonesia diakui sangat besar. Dengan jumlah masjid dan mushola yang sekitar 850 ribu, peluang menjadikan masjid dan mushola sebagai pusat pemberdayaan dan kemakmuran terbuka lebar.

Aktivis Zakat dan Wakaf, Iwan Agustiawan Fuad mengatakan, “Ini peluang yang sangat strategis. Tinggal bagaimana kita mampu dan mau mengelola secara modern dan profesional untuk kesejahteraan umat,”  katanya saat dalam perbincangan dengan DMI beberapa waktu lalu.

Menurutnya, salah satu potensi yang dapat dikelola dan maksimalkan adalah dalam bidang zakat. Salah satu rukun Islam ini, lanjut Iwan, masih sangat kurang maksimal dalam implementasinya di Indonesia. Padahal jika maksimal akan dapat mengurangi kemiskinan dan pengangguran, kata Iwan.

Masjid banyak, potensi besar, maka kalau ini dimanfaatkan dalam memaksimalkan pengumpulan dan penyaluran zakat, saya optimis umat akan sejahtera. Syaratnya dikelola dengan manajemen profesional,” lanjutnya.

Baca Juga: Presiden Biden Positif COVID-19 Saat Kampanye di Las Vegas

Dewan Masjid Indonesia (DMI) disebut Iwan patut memelopori pendirian lembaga amil zakat. Memang diakuinya, sudah banyak masjid, terutama masjid-masjid besar yang memiliki lembaga zakat.

“Namun DMI tetap perlu dan butuh lembaga zakat tersendiri. Saat ini kan DMI belum punya. Nantinya, pendirian lembaga zakat itu tidak dimaksudkan untuk mengumpulkan zakat secara teknis, tapi lebih pada koordinatif saja dengan lembaga-lembaga atau unit pengumpul zakat masjid yang sudah ada,” jelas mantan Direktur Eksekutif Baitul Maal Muamalat (BMM) itu.

Dengan memaksimalkan potensi zakat di kalangan masjid, demikian Iwan, gerakan untuk memberdayakan dan memakmurkan masjid akan semakin menemukan targetnya yang maksimal.

“Saya mengimpikan masjid itu jadi pusat kemakmuran umat. Apapun bisa dikerjakan dari dan untuk masjid. Jadi masyarakat akan mendapatkan manfaat yang nyata dari keberadaan masjid”.

Baca Juga: Militer Israel Tarik Sebagian Besar Pasukan Darat dari Gaza Selatan

“Saya siap membantu dan mendedikasikan mewujudkan mimpi besar tersebut,” pungkas Iwan yang juga pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) tersebut. (T/P002/P4)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Baca Juga: MAPIM: Pembunuhan Tujuh Anggota World Center Kitchen Oleh Israel Tidak Dapat Dimaafkan

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Tausiyah
Kolom
MINA Millenia
MINA Millenia