Teheran, MINA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Mohammad Javad Zarif ke Qatar hari Senin (2/10), untuk meningkatkan hubungan kedua negara, di tengah situasi ketegangan akibat pemutusan hubungan diplomatik oleh Arab Saudi dkk terhadap Qatar.
“Zarif telah berangkat meninggalkan Teheran pada Senin pagi menuju Oman dan selanjutnya berangkat ke Doha pada sore hari,” juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Ghassemi mengatakan, seperti dilaporkan Al Arabiya yang dikutip MINA.
Ini merupakan kunjungan pertama pejabat tinggi Iran ke Doha sejak Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir memutuskan hubungan dengan Qatar pada bulan Juni, karena dituduh mendukung ekstremisme dan menjalin hubungan dengan Iran.
Zarif akan bertemu dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani dan Menlu Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani.
Baca Juga: Warga Palestina Bebas setelah 42 Tahun Mendekam di Penjara Suriah
Ghassemi mengatakan, perundingan akan fokus pada masalah hubungan Teluk, kerja sama ekonomi dan perkembangan terakhir di Suriah, Irak dan Yaman.
Berbicara di Paris pekan lalu, Sheikh Mohammed mengatakan : “Mereka menuduh Qatar dekat dengan Iran tapi tindakan mereka justru mendorong Qatar ke Iran, mereka memberi Qatar seperti hadiah ke Iran.”
Qatar mengatakan pada bulan Agustus, pihaknya telah memulihkan hubungan diplomatik penuh dengan Iran.
Doha bersama dengan negara-negara Teluk lainnya telah menarik duta besarnya dari Teheran pada Januari 2016 menyusul serangan terhadap misi diplomatik Saudi di Iran. (T/B05/P1)
Baca Juga: Faksi-Faksi Palestina di Suriah Bentuk Badan Aksi Nasional Bersama
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Agresi Cepat dan Besar Israel di Suriah Saat Assad Digulingkan